Berita :: GLOBALPLANET.news

Pejabat Wali Kota, Richard Cahyadi (Foto: Hardoko Susanto)

17 Mei 2018 15:39:34 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET.news - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja masing-masing.

Selama tiga bulan menjabat Pejabat Wali Kota Prabumulih, Richard Cahyadi mendapatkan laporan terkait masalah ASN yang sering bolos tanpa adanya sanksi. Bahkan informasi yang ia terima, ada ASN yang bolos hingga tahunan.

“Ini warning bagi ASN yang bolos dan Kepala OPD di zaman saya tidak ada lagi yang namanya demikian. Kita ingatkan Kepala OPD untuk meningkatkan pengawasan terhadap ASN,” ujarnya, Kamis (17/5/2018).

Ke depan, ia akan melakukan pengecekan ASN di setiap OPD. Jika hal itu masih terjadi, maka tidak hanya ASN yang dikenakan sanksi. Melainkan Kepala OPD juga kena sanksi. Karena ASN menjadi tanggung jawab Kepala OPD.

“Jangan dipikir karena hanya satu ASN dibiarkan begitu. Tidak masuk atau bolos, hal itu bisa menimbulkan kecemburuan bagi yang lain,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, sebagai abdi negara, ASN harus tahu tugas dan tanggung jawabnya. Apalagi sudah digaji oleh negara melalui APBN yang masukan ke kas APBD. Sehingga sudah wajar untuk bekerja dengan penuh disiplin.

“Itulah yang selama ini saya lakukan selama tiga bulan memimpin Prabumulih. Meningkatkan disiplin untuk meningkatkan kerja ASN untuk melayani masyarakat,” ujar mantan Kabag Kesra Pemprov Sumsel ini.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Agus Rizal 680