Berita :: GLOBALPLANET.news

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan beserta Alberto Beto Goncalves saat menghadiri Prescon menjelang pertandingan, Kamis (17/5/2018). (Foto: Ist)

17 Mei 2018 19:30:12 WIB 36

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Pekan ke Sembilan Liga 1 2018, Sriwijaya FC kembali akan melakoni laga tandang di Stadion Teladan Medan, menghadapi tuan rumah PSMS Medan, Jumat (18/5/2018), pukul 20.30 Wib.

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mengatakan, hasil pertemuan dua kali sebelumnya bukan jaminan bagi Sriwijaya FC untuk bisa mengulangi kesuksesan dengan mudah. PSMS Sendiri terbukti sulit dikalahkan di laga kandang. Seperti saat mereka bisa mengalahkan Persija Jakarta 3-1 di Stadion Teladan, Medan.

“Sepak bola bukan matematika, walaupun pernah unggul di pertandingan pramusim. PSMS termasuk tim yang sulit dikalahkan di kandang, apalagi sekarang banyak penambahan pemain-pemain baru tentunya anak-anak harus bekerja keras,” kata, RD saat menghadiri Prescon menjelang pertandingan, Kamis (17/5/2018).

Dari catatan tim pelatih Sriwijaya FC ada beberapa pemain PSMS Medan yang patut untuk diwaspadai pergerakannya, karena bisa mengancam gawang Teja Paku Alam. Beberapa pemain tersebut diantaranya, Suhadi yang dalam tiga pertandingan terakhir mampu memberikan gol untuk PSMS. Begitu juga dengan pemain asing PSMS yaitu Kitaso Yesooh.

“Suhadi dalam beberapa pertandingan ini menjadi pemain penting bagi PSMS, dan ini menjadi pemain yang sangat berbahaya sehingga patut untuk diwaspadai oleh lini belakang,” ujarnya.

Menurut, pelatih asal Metro, Bandar Lampung ini bukan saja para pemain dari PSMS Medan saja tetapi motivasi dan agresifitas para pemain patut juga diwaspadai apalagi bermain di kandang sendiri.

"Saya akui motivasi pemain Medan saat ini sedang naik, tentunya mereka ingin mengamankan poin pasalnya pekan lalu mereka menelan kekalahan atas PS Tira," bebernya.

RD menambahkan, dalam lawatan ke Medan pihaknya membawa sebanyak 21 pemain. Jumlah ini ternyata cukup banyak sebelumnya RD hanya memboyong 18 pemain saja.

"Saya bawa 21 pemain lebih banyak untuk menyiapkan beberapa alternatif pilihan pemain, pasalnya pemain bertahan andalan Laskar Wong Kito yakni, Mahamadou N'Diaye. Bek asal Mali tersebut harus menepi karena terkena akumulasi kartu, hal ini membuat saya memutuskan membawa pemain lebih banyak," ujarnya.

Disisi lain RD juga berharap untuk kembali mematok target poin penuh. Setelah dua laga SFC berhasil mengamankan tiga poin. Sedangkan di posisi klasemen Laskar Wong Kito nongkrong di urutan ke lima poin 13. Apabila menang SFC bisa merajai urutan papan atas.

"Kita fokus saja ke pertandingan karena saya masih belum mau melihat klasemen. Terpenting kedepan kita bisa amankan tiga poin setiap laga home atau away," pungkasnya.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : M.Rohali