Berita :: GLOBALPLANET.news

Korban Sunarto saat mendapat perawatan intensif usai dikeroyok belasan pencuri buah sawit. (Foto: Ist)

17 Mei 2018 21:21:38 WIB

MUBA, GLOBALPLANET.news - Nasib naas dialami Sunarto, Asisten Kepala (Askep) PTPN VII Betung ini dibacok sekelompok orang yang saat itu sedang mencuri buah sawit di lokasi AFD 2 401 Kecamatan Lais, sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (17/5/2018).

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban hendak melakukan pengecekan karyawan yang tengah panen buah sawit. Saat itu, korban kelokasi menggunakan mobil yang dikendarai pegawai bernama Andi.

Ketika sedang melakukan pengecekan itulah, korban memergoki sekelompok orang tengah mencuri tandan buah sawit segar (TBS). Mengetahui hal itu, korban langsung menegur kawanan pencuri dengan berkata akan melaporkan aksi pencurian ke pihak kepolisian.

Bukannya takut dengan teguran korban, para pencuri malah menjadi marah dan langsung mendatangi korban yang saat itu tengah berada di dalam mobil. Belasan pencuri tersebut langsung mengeroyok korban di dalam mobil. Sedangkan rekannya Andi berlari menyelamatkan diri lantaran jumlah pencuri yang sangat banyak.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka bacok dan tikaman di bagian pergelangan tangan sebanyak tiga kali dan bagian dada satu kali. Aksi brutal tersebut berlanjut dengan pengerusakan mobil korban.

Setelah puas melakukan aksi bejatnya, kelompok pencuri langsung melarikan diri dengan meninggalkan korban sendirian yang saat itu bersimbah darah. Korban baru dapat diselematkan setelah sang rekan Andi kembali ke lokasi bersama puluhan pegawai dan warga sekitar.

"Ya memang benar ada aksi tersebut, selain pengeroyokan ada juga pengerusakan mobil milik PTPN," ujar Kapolsek Lais  AKP Edy Siregar.

Saat ini, sambung dia, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. "Kita sedang lakukan penyelidikan sekarang ini. Kita juga sudah mengamankan dua sepeda motor tanpa plat di lokasi. Para pelaku pengeroyokan saat ini dalam pengejaran," tandasnya.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 268