Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menghadiri Peringatan HUT Kota Pagaralam dalam sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Pagaralam. (Foto: Yayan Darwansah)

21 Juni 2018 14:42:59 WIB

PAGARALAM, GLOBALPLANET.news - ‎Hari ini, Kota Pagaralam tepat berusia 17 tahun. Peringatan HUT Kota Pagaralam dalam sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Pagaralam dibuka langsung Ketua DPRD Ruslan Abdul Gani berlangsung khidmat.

Dalam peringatan HUT Kota Pagaralam, dihadiri langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara‎, Pj Wali Kota Pagaralam Musni Wijaya, Letjen Purn Burhanudin Amin, Sekretaris Daerah Safrudin, Sekwan Kusaimi Yatif, Wakil Ketua II Darmawi, anggota dewan, OPD dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Kota Pagaralam Ruslan Abdul Gani mengungkapkan,‎ Kota Pagaralam awalnya merupakan daerah kewedanan tanah pasemah dengan 10 marga. Namun, seiring otonomi daerah, Kota Pagaralam pecah dari kecamatan di bawah Kabupaten Lahat menjadi Kota Pagaralam.

“Sejak berdiri pada tahun 2001, ‎Kota Pagaralam sudah menorehkan berbagai prestasi. Pada usia dewasa 17 tahun ini, Kota Pagaralam sudah mampu bersaing dengan daerah lain,” kata Ruslan.

‎Dibeberkan Ruslan, pada tahun 2017 dan 2018, Pemkot Pagaralam meraih prestasi, Pangripta Sriwijaya terbaik perencanaan nasional dan WTP kelima kalinya secara berturut-turut. Dengan kondisi ini, maka pembangunan di Kota Pagaralam harus dilanjutkan.

Sementara Pj Walikota Pagaralam Musni Wijaya dalam sambutannya mengharapkan Kota Pagaralam di usia 17 tahun ini bisa menjadi daerah yang maju. Untuk itulah, mari bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat untuk bersinergi membangun Pagaralam.

“Kota Pagaralam merupakan daerah tujuan wisata di Sumsel. Apalagi akses dalam kota maju dan lancar. Banyak perbaikan di berbagai bidang telah dilakukan sehingga harus terus dilakukan,” ungkapnya.

Bukti nyata, kata Musni, pada tahun 2018 ini berbagai penghargaan WTP dari BPK RI Sumsel, terbaik kedua pembangunan kota tingkat provinsi. Ini bukti, meskipun kota kecil, daerah ini mampu bersaing dengan daerah lain.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, kota ini punya segalanya sehingga sangat setuju jika disebut serpihan surga. Pagaralam punya sejarah yang luar biasa, budaya yang tidak ada duanya. WTP lima kali berturut-turut adalah prestasi yang luar biasa. Penghargaan Pagripta Sriwijaya diberikan karena perencanaan pembangunan sudah berada pada trek yang benar.

“Dulu hanya saya yang mendukung pembangunan Bandara Atung Bungsu, tapi di dalam pemikiran jangka panjang, Atung Bungsu akan menjadi lapangan terbang yang membawa hasil pertanian yang langka. Terbang langsung ke Cangi Singapura, jangka pendek terbang langsung ke Jakarta dan Bandung,” kata dia.

Pagaralam punya potensi yang luar biasa dan belum termanfaatkan maksimal. Jika dioptimalkan maka bisa menjadi destinasi wisata terbaik di nusantara, kalau dikembangkan secara cerdas, Pagaralam walaupun kecil bisa menjadi andalan Sumsel.

“Sebentar lagi Asian Games, Asian Games ini bukanlah tujuan. Namun Asian Games ini sebagai dasar untuk terwujudnya pembangunan infrastruktur. Kami berharap, Kota Pagaralam bisa mengikuti jejak ini,” jelasnya.‎ (adv)

Reporter : Yayan Darwansah Editor : Agus Rizal 1034