Berita :: GLOBALPLANET.news

Asisten Penyelesaian Laporan Ombusman Provinsi Sumsel, Astra Gunawan (Foto: Karerek)

23 Juli 2018 17:32:44 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Lembaga Pengawasan Publik Ombudsman Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengaku siap menerima aduan wali murid Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Palembang jika tidak keberatan dengan jumlah sumbangan yang ditetapkan komite sebesar Rp7.5 juta.

Asisten Penyelesaian Laporan Ombusman Provinsi Sumsel, Astra Gunawan mengatakan, orang tua siswa dipersilahkan melapor jika keberatan dengan jumlah uang sumbangan yang dibebankan bagi siswa baru sebesar Rp7.5 juta per orang.

“Jika tidak sepakat dengan selembaran sumbangan yang sudah viral itu, orang tua siswa baru SMAN 5 Palembang silahkan lapor ke kita. Kita siap menerima,” ungkapnya usai meminta keterangan dari perwakilan Dinas Pendidikan Sumsel di kantor Ombudsman, Senin (23/7/2018).

Astra mengaku, bagi orang tua yang ingin melapor bisa melalui email atau datang langsung ke kantor Ombudsman Sumsel. Pihaknya akan merahasiakan identitas yang melapor tersebut. “Jangan takut melapor, silahkan lapor dan identitasnya akan kita rahasiakan,” tegasnya kepada GLOBALPLANET.news.

Terkait hasil pertemuan dengan perwakilan Disdik Sumsel, Astra mengaku belum bisa menentukan apakah sumbangan yang dilakukan SMAN 5 Palembang termasuk dalam kategori pungutan ataupun sumbangan. Menurutnya, salah satu kriteria sumbangan adalah tidak dibatasi jumlahnya dan tidak dibatasi waktu pembayarannya.

“Namun, kasus SMAN 5 Palembang kita menemukan beberapa poin yang yang dilarang seperti uang THR guru, pembelian komputer dan pembebasan rumah yang seharusnya menjadi tanggungjawab pemerintah,” paparnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdik Provinsi Sumsel, Bonny Syafrian mengatakan, hingga saat ini pihak SMAN 5 Palembang belum melaporkan terkait Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS).

Selain itu, pihaknya tidak membenarkan jika uang sumbangan ditetapkan dengan jumlah tertentu. “Ada beberapa poin yang akan direvisi, terutama uang THR guru. Sehingga kita akan lakukan revisi RAPBS SMAN 5 Palembang pada beberapa poin yang dinggap tidak dibenarkan,” tandasnya.

Reporter : Karerek Editor : Agus Rizal 446