Berita :: GLOBALPLANET.news

Jenazah Imam, saat berada di rumah duka, Minggu (2/9/2018). (Foto: Rody Hartono)

02 September 2018 09:40:31 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Diduga defresi karena himpitan ekonomi, seorang lelaki bernama Imam (30), warga Kampung Pensiunan, Kelurahan Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang sehari-hari berprofesi sebagai kuli panggul ini, ditemukan oleh mertuanya sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan kain panjang yang diikat di sebuah kayu di belakang rumahnya, pada Sabtu (1/9/2018), sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa gantung diri yang dilakukan oleh warga Kelurahan Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang tersebut. 

"Benar, korban atas nama Imam (30) warga Kampung Pensiunan. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dirumahnya sendiri. Diduga korban defresi karena himpitan ekonomi," ujar Kapolres Empat Lawang, Minggu (2/9/2018).

AKBP Agus Setyawan mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, korban pertamankali ditemukan oleh mertuanya sendiri dalam keadaan sudah meninggal dunia. 

"Korban ditemukan mertuanya sudah meninggal dengan posisi tergantung di belakang rumahnya. Hingga saat ini korban masih di rumah duka," jelasnya.

Padri (28), salah satu warga Kelurahan Tanjung Makmur mengatakan, korban akan dikebumikan pada hari Minggu (2/9/2018). 

"Warga mengetahui korban meninggal sudah malam, jadi pagi ini baru mulai menguru jenazahnya untuk dimakamkan," katanya singkat. 
 

Reporter : Rody Hartono Editor : Amizon 390