loader

Biodiesel Sawit Wajib Memenuhi 3 Aspek 

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pengembangan energi baru terbarukan, temasuk di dalamnya biodiesel berbasis minyak sawit kedepannya harus memenuhi aspek lingkungan, sosial dan ekonomi.

Standar itu bakal diberi nama Indonesiann Bioenergy Sustainability Indicator (ISBI). Menurut Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan  dan Konversi Energi (EBTKE), Kemen ESDM, Dadan Kusdiana, pada standar ini proses pemenuhan energi baru dan terbarukan termasuk dari biodiesel berbasis minyak sawit mesti memenuhi 3 aspek:

1.      Indikator lingkungan yakni rendah emisi, minim limbah dan bisa ditelusuri bahan bakunya.

2.     Indikator sosial yakni, sumber energi itu harus mampu mendukung pendapatan masyarakat, berperan dalam peningkatan tenaga kerja dan sumber bahan baku ini bisa digunakan untuk pengembangan pelayanan energi baru terbarukan.

3.     Indikator ekonomi, yakni meningkatkan produktivitas sumber bahan baku renewable energy dalam hal ini seperti peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit sehingga mampu menghasilkan minyak sawit untuk  biodiesel dengan penggunaan lahan yang lebih hemat, lantas memenuhi neraca perimbagan energi, dan memiliki nilai tambah. “Serta terkait infrastruktur dan logistik untuk pendistribusian bioenergy,” tandas Dadan dalam 17th  Indonesian Palm Oil Conference and 2022 Price Outlook (IPOC) 2021)

Share