loader

Jaga Stabilitas Minyak Goreng, Anggota DPR RI, Andre Rosiade Nilai Ekspor Perlu Dikurangi

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Guna menjaga stabilnya harga minyak goreng di Indonesia, pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah. Hal ini disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade dalam RDPU dengan sejumlah asosiasi minyak, di antaranya Ketua Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Ketua Umum Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI), Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dan Direktur Utama PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) INACOM.

Andre awalnya ragu dengan kebijakan Kementerian Perdagangan yang menerbitkan kebijakan melalui Permendag no 02 tahun 2022, yang mana harga minyak goreng ditetapkan Rp14 ribu per liter.

Ditambah, Andre menyoroti bagaimana kebutuhan minyak dalam negeri yang sebesar 1,2 miliar liter dengan 200-250 juta liter per bulan, sementara Andre mendapatkan informasi bahwa PO yang masuk untuk Januari baru 20 juta liter.

"Kalau kita baca datanya itu hampir 25 juta ton ya. Kalau 70 persen dari 25 juta ton itu mungkin 16 juta ton kan, atau 16 miliar liter yang diekspor per tahun," kata Andre di ruang rapat Komisi VI, Rabu (19/1/2022).

Share