loader

Tawarkan Proyek Fiktif, Wanita Ini Ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang 

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Dilaporkan perkara Penipuan, HK (31) warga Perumahan Casandra, Blok H7, Kecamatan Jakabaring, Palembang, diamankan Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, dirumahnya, Rabu (3/8/2022) sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing dan Kasubnit, Ipda Kristian membenarkan sudah mengamankan tersangka dalam perkara penipuan seorang wanita.

"Tersangka diamankan setelah adanya laporan polisi dari korban AE (39), bahwa tersangka melakukan penipuan dengan modus menawarkan proyek normalisasi sungai pada Dinas PUPR , Kabupaten OKI tepatnya berada di Desa Gajah Mati, Kabupaten OKI, Sumsel," jelas Kompol Tri Wahyudi saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (4/8/2022).

Lanjut Kompol Tri Wahyudi menuturkan jika korban mau mendapatkan proyek tersebut maka harus menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka. "Lalu korban mentransfer ke rekening bank BCA milik tersangka sebesar Rp 100 juta, seiring waktu dan tepat 3 bulan kemudian korban belum mendapatkan kejelasan proyek tersebut," jelasnya.

Masih kata Kompol Tri Wahyudi mengatakan korban yang tidak mendapat kejelasan tentang proyek ini akhirnya mencari kebenaran sendiri tentang proyek tersebut. Disaat korban mendapat kabar bahwa proyek yang dijanjikan tersangka tidak ada, lalu korban membuat laporan ke Polrestabes Palembang.

"Tersangka sudah diamankan dari rumahnya, dan dibawa ke Mapolrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Saat ini sedang diperiksa dan didalami apakah ada korban lainnya, barang bukti (BB) juga sudah diamankan berupa satu buah Rekening Koran Bank BCA, satu Lembar Surat Dinas PUPR Kayu Agung," katanya sambil menambahkan tersangka akan di jerat Pasal 378 KUHP.

Sementara, tersangka HK sendiri mengakui perbuatannya saat digiring ke Mapolrestabes Palembang. "Benar kak, modusnya menawarkan proyek normalisasi sungai. Dan meminta sejumlah uang kepada korban jika ingin mendapatkan proyek nya," katanya singkat sambil menundukkan kepala. 

Share

Ads