loader

Semburan Gas di Galian Sumur Hebohkan Warga Desa Teko Rejo OKU Timur

Foto

OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Masyarakat Desa Teko Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur, pada Jumat (05/08/2022) gempar setelah adanya semburan gas saat pembuatan sumur bor di balai desa setempat.

Kapolres OKU Timur AKBP Nuryono, SH, SIK, MM, melalui Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Alimin, SH, mengatakan kronologis kejadian pada saat pekerja pengebor sumur, Sudrajat (40) Dedek Sunandar (27) Jamik (27) warga Desa Bumi Jaya Kecamatan, Candi Puro  Lampung Selatan, akan mengangkat pipa cubing dan akan mengganti dengan pipa paralon kemudian keluar air dan lumpur yang di ikuti semburan gas. 

Pipa yang sudah terangkat sebanyak delapan  pipa dengan panjang persatu pipa tiga  meter dan pipa yang masih ada di dalam sejumlah 40 pipa, dan diameter pipa empat inci.

Pihak BPBD  OKU Timur meminta bantuan kepada PGN Belitang Seasion 4 Area Lampung untuk mengecek semburan gas. dan pukul 16.00 Wib pihak dari PGN Belitang Seasion 4 Area Lampung tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP)  melakukan pengecekan terhadap semburan gas dengan menggunakan alat detektor..

Berdasarkan keterangan Ps Operasional  Syarif Hidayat, berdasarkan pengecekan menggunakan alat detektor jika semburan tersebut  murni gas yang berasal dari gas bumi dan berbahaya.

"Mengakibatkan kandungan kadar oksigen disekitar TKP  menjadi rendah yang bisa membuat  orang pingsan dan keracunan, dan bisa menjadi sumber api/ledakan," katanya.

Untuk jarak aman sekira 25 meter dari lubang semburan gas. Pihak PGN Akan membuat laporan ke pusat untuk tindak lanjut. 

"PGN juga menghimbau kepada warga untuk tidak panik, tidak mendekat ke lokasi, tidak membuat kerumunan karena keingintahuan dan tidak menyalakan api  maupun merokok disekitar lokasi," jelasnya.

Pengeboran sumur bor di rencanakan akan di gunakan untuk air bersih Desa Teko Rejo. Kegiatan pengeboran sumur sudah di laksanakan selama enam hari  hari Minggu 31 Juli 2022. 

Sebelum dilakukan pengeboran pihak desa sudah berkoordinasikan dengan geo listrik  di lokasi pengeboran hasil pengecekan geo listrik tidak ditemukannya unsur gas. Kedalaman sumur bor 150 meter dan pengeboran menggunakan mesin hidrolik. Sampai saat ini semburan gas masih belum berhenti. Masyarakat sudah diberikan himbauan untuk tidak mendekat kelokasi dan menyalakan api.

Pihak BPBD Kab. OKU Timur dan PGN Belitang Seasion 4 Area Lampung sudah melaporkan ke pusat untuk tindak lanjut.
Polsek BMT melakukan pengamanan di TKP dan memberikan himbauan kepada warga. Unit Inafis Sat Reskrim Polsek OKU Timur sudah melakukan pengecekan TKP. Unit Intel Polsek BMT terus memonitor perkembangan situasi.

"Kita juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan jangan mendekat di TKP,"ungkapnya.

Share

Ads