loader

Gelar Musrenbang Ini Usulan di Kecamatan Pedamaran

Foto

OKI, GLOBALPLANET - Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar kegiatan musrenbang ditiap kecamatan yang ada di Bumi Benda Seguguk.

Hal ini dilakukan dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah, sesuai yang diatur dalam undang-undang No.25 tahun 2004," ujar Kepala Bappeda OKI, Aidil Azwari, SP M.Si, melalui Kabid Progam, Data dan Evaluasi saat membuka kegiatan musrenbang di Kecamatan Pedamaran, Selasa (11/1/2022).

Lanjutnya, berbagai upaya Pemkab OKI melalui program pembangunan untuk mewujudkan kondisi daerah lebih maju telah memberikan hasil yang positif dalam berbagai kehidupan masyarakat.

Kendati demikian, kata dia lagi, masih terdapat berbagai masalah penting yang harus segera diatasi yang berpengaruh langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Namun kondisi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten OKI tetapi hampir di seluruh Indonesia.

“Dalam upaya mengatasi masalah itu tentunya tidak mungkin dapat hanya dilakukan oleh Pemkab OKI saja, tetapi harus melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pelaku pembangunan,” ujarnya dihadapan para kades, tokoh masyarakat dan para pemangku kepentingan yang hadir," ungkapnya.

Untuk meningkatkan sinergitas seluruh potensi pembangunan, katanya lagi, diperlukan perencanaan pembangunan sebagai pedoman bagi seluruh pihak-pihak terkait dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

“Program dihasilkan dalam musrenbang kecamatan ini hendaknya program prioritas kebutuhan masyarakat dan sekaligus dapat menjawab permasalahan, kemudian akan disinkronisasikan serta diintegrasikan dengan program OPD dan pokok-pokok pikiran anggota DPRD OKI dalam forum musrenbang RKPD kabupaten yang akan datang,” tandasnya.

Sementara itu adapun beberapa usulan yang disampaikan pada kegiatan musrenbang tersebut yakni, pembangunan tembok penahan tanah di Bantaran Sungai Komering Desa Suka Damai yang telah menyebabkan longsor sepanjang 5 meter dan mengancam rumah warga, titik longsor dari rumah warga 30 cm.

Lalu kemudian, peningkatan jalan Pahlawan dari belakang kantor kecamatan ke Pondok Pesantren dan Desa Pedamaran V, pengecoran jalan poros Desa Suka Pulih menuju Menang Raya, rehab Poskesdes Desa Suka Pulih dan Suka Damai, rehap atap dan tiang kios pasar Desa Serdang Menang dan pengecoran jalan Desa dari SMA ke SMP di desa Menang Raya, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di desa Menang Raya, Pedamaran II dan Srinanti.

Kemudian, pembangunan LPJU di desa Suka Damai, Suka Pulih, Desa Persiapan Rangkui Jaya, dan Srinanti, pembangunan TPS di Desa Pedamaran VI, desa Srinanti, Menang Raya, dan Pedamaran III, pembangunan BTS di Desa Pedamaran IV dusun 3 masih terdapat blank spot, PLTS di desa Pedamaran II dusun III Belanti dan jalan usaha tani di desa Menang Raya.

Selanjutnya, rehab SD Belanti Pedamaran II, PAUD dan SD Desa Suka pulih, Rehab SD Pedamaran III, pembangunan jembatan gantung, optimalisasi pintu air, dan tapal batas di Desa Sukaraja, jembatan gantung di Desa Srinanti dan rehab kantor Desa Suka Damai, Desa Persiapan Rangkui Jaya. 

Share