loader

Kapolrestabes Palembang Ajak Warga Jadi Pelopor Kamtibmas dan Mengaktifkan Kembali Siskamling

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Polrestabes Palembang bersama instansi terkait melakukan rapat koordinasi dalam rangka menentukan strategi pemeliharaan Kamtibmas di Gedung DPRD Kota Palembang, Kamis (19/1/2023). 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0418 Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, para Danramil dan Kapolsek, tokoh agama, tokoh masyarakat yang telah hadir. Kapolrestabes juga mengapresiasi DPRD Kota Palembang yang telah memfasilitasi rakor stakeholder Kota Palembang. 

"Maka saya mengajak seluruh warga Kota Palembang untuk menjadi pelopor Kamtibmas terutama Ketua RT untuk mengaktifkan kembali Siskamling diwilayahnya masing - masing dan tidak terlepas dari peran dai Kamtibmas dalam membina anak - anak remaja dari sudut pandang agama dan norma - norma, sehubungan dengan terjadinya tawuran, tujah, membawa Sajam, balap liar, serta narkoba," ujar Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Dengan melihat perbandingan data tahun lalu perkara tawuran menurun dampak peran serta seluruh elemen masyarakat, Babinsa, Lurah dan Babinkamtibmas, semuanya ikut andil mengatasi masalah tersebut.

Saat ini perkara Narkoba sangat memprihatinkan, euforia anak - anak meningkat yang terlihat 15 kalu terjadi tawuran. 

"Untuk balap liar Polrestabes Palembang sudah banyak menyita knalpot brong lebih dari 1000 Knalpot. Tapi anak - anak masih saja memakai knalpot brong yang digunakan untuk balap liar. Pada umumnya balap liar  dilakukan pada subuh hari melihat petugas tidak ada," jelasnya.

Lebih jauh Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, saat ini Polrestabes Palembang berkerja sama dengan Universitas MDP melibatkan anak yang tidak mampu untuk dididik. "Alhamdulillah sudah 4 orang yang sudah bekerja di Perusahan," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Kapolrestabes Palembang juga mengharapkan kepada seluruh RT hidupkan kembali siskamling. "Kita tingkatkan sholat subuh berjamaah Insyallah Palembang zero konflik," pungkasnya. 

Share

Ads

Berita Pilihan

Terpopuler