Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Cabang BPJS Palembang Andi Ashar saat dijumpai usai Audiensi di Rumah Dinas Walikota Palembang, Kamis (11/10/2018). (Foto: Rachmad Kurniawan)

11 Oktober 2018 14:39:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - BPJS Kesehatan Cabang Kota Palembang mencatat sebanyak 83 persen atau 1.297.000 penduduk telah menjadi peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) pada tahun ini.

Berdasarkan hal ini, Kepala Cabang BPJS Kota Palembang, Andi Ashar akan segera mungkin menambah jumlah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

"Bisa Pusekesmas, atau praktek dokter minimal 8. Karena penduduk kita sudah banyak yang jadi peserta, jumlah pelayanan juga harus ditambah, supaya masyarakat tidak menumpuk dan harus nengantri panjang," kata dia, saat audiensi di Rumah Dinas Walikota untuk menyampaikan laporannya, Kamis (11/20/2018)

Pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kota Palembang yang mempunyai program Indonesia Sehat Berbasis Pendekatan Keluarga, yaitu pihak Dinkes akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan penduduk yang belum mendaftar JKN.

"Semua yang belum kita edukasi agar ikut BPJS, bagi yang tidak mampu akan dibantu pemerintah kota, sedangkan bagi yang mampu wajib dan menjadi peserta mandiri ," imbuhnya.

Ia mengaku hingga September iuran yang diterima BPJS Palembang dari semua kelas Rp250 miliar, seharusnya Rp720Miliar.

"Saya imbau masyarakat untuk rutin bayar iuran. Jangan hanya disaat jatuh sakit, sehat pun masih tetap bayar karena ada sanksinya berupa denda pelayanan sebesar 2,5 persen dari jumlah pelayanan. Kan ini juga untuk masyarakat," tandasnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : M.Rohali 61