Berita :: GLOBALPLANET.news

Efriansyah alias Popai, pelaku begal sadis yang menewaskan seorang kakek dihadirkan dalam gelar kasus di Mapolres Lahat, Senin (15/4/2019). (Foto: Ferry Andhika)

15 April 2019 17:40:28 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Suryanto (60, sebelumnya ditulis usia 63) yang ditemukan sekarat di jalan dekat kebun dan tewas setelah dirawat pekan lalu, ternyata korban begal motor dengan pelaku Efriansyah (31) alias Popai. Pelaku tega membegal dan membunuh karena diminta uang oleh istri.

Pelaku membunuh untuk merampas sepeda motor korban ketika melintas Di Desa Sukamakmur SP3 Palembaja, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Sumsel.

"Bini (istri) aku butuh duit tanggal 20 ini (20 april 2019). Aku katek duet jadi aku nodong," ujar Popai sambil meringis kesakitan akibat hadiahi timah panas oleh Polisi, saat press conference, di Mapolres Lahat, Senin (15/4).

Popai ditangkap, saat tengah asyik duduk santai di kediamannya, di Desa Muara Payang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Senin (13/4) sekitar pukul 01.00WIB dan langsung dibawa ke Mapolsek Kikim Timur. 

"Pelaku mengaku telah melakukan pembegalan di lokasi tersebut. Pelaku tidak sendirian, tapi dibantu rekannya Didi yang kini DPO. Didi juga membawa barang Bukti" kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK.

Tertangkapnya Popai, pria yang memiliki tiga istri ini, setelah polisi menemukan tulisan dan nomor handphone yang berada di sebuah pondok, di dekat TKP tempat pelaku menunggu korban. Benar saja, setelah polisi menelusuri nomor tersebut, rupanya milik anak tiri pelaku.

"Rencana pelaku ini mau menumbalkan anak tirinya. Karena di sana ada tulisan, Kak Maaf aku lapar aku nebang Niur (Kelapa)," beber Wakapolres Lahat, Kompol Budi Santoso didampingi Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Darma.

Berbekal informasi tersebut, polisi langsung melakukan lidik dan memburu pelaku. Dari pengakuan pelaku juga, aksinya tersebut telah direncanakan. Korban saat itu dipukul di bagian muka, dan mengenai kelopak mata menggunakan kayu. 

"Lantaran berusaha melarikan diri saat hendak diangkut ke Mapolres Lahat, polisi akhirnya melepaskan gembakan terukur dan terarah di bagian kaki kiri pelaku. Identitas pelaku lainnya sudah kita kantongi. Anggota telah disebar, Kita akan kejar kemanapun larinya," tegas Budi. 

Reporter : Ferry Andhika Editor : Zul Mulkan 346