Berita :: GLOBALPLANET.news

RSUD Kota Prabumulih resmi mengeluarkan surat edaran yang berisi layanan bagi pasien Jamsoskes untuk masyarakat Kabupaten Muara Enim sudah tidak dilayani lagi. (Foto: Hardoko Susanto)

19 Januari 2018 20:23:00 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET.news - RSUD Kota Prabumulih resmi mengeluarkan surat edaran per 15 Januari 2018, yang berisi layanan bagi pasien Jamsoskes untuk masyarakat Kabupaten Muara Enim sudah tidak dilayani lagi.

Surat yang ditandatangani Direktur RSUD Kota Prabumulih, dr Hj Rusmini berisikan, program Jamsoskes telah diintegrasikan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan secara bertahap.

Karena sudah tidak dilayani lagi. Artinya masyarakat Kabupaten Muara Enim pengguna KTP, KK, domisili, dan Kartu Jamsoskes sudah tidak bisa lagi menerima pelayanan kesehatan dari RSUD Prabumulih.

“Karena programnya telah dihapus oleh Kabupaten Muara Enim. Dan sudah ada surat Bupati kepada kita, penghapusan program Jamsoskes yang sudah dintegrasikan ke BPJS Kesehatan,” ujar Direktur RSUD Kota Prabumulih, dr Hj Rusmini, Jumat (19/1/2018).

Surat edaran ini, kata dia, bagi pasien gawat darurat ataupun pasien umum program Jamsoskes. “Kalau pelayanan kesehatan tetap kita berikan, tetapi harus bayar sendiri,” ucapnya.

Jika ada keluhan dari warga Kabupaten Muara Enim, disarankan untuk menanyakan langsung kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengapa kebijakan tersebut diambil.

“Aturan tersebut sudah ditempel di setiap ruangan Kelas III Jamsoskes. Dan ketentuan tersebut berlaku seterusnya sampai ada perubahan kebijakan lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : Agus Rizal 785