Berita :: GLOBALPLANET.news

Asisten II Setda Muba, Yusma Sriyanto saat memimpin rapat terkait dengan pengambangan aspal karet di Kabupaten Muba. (Foto: Ist)

21 September 2018 17:54:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) serius dalam merealisasikan penerapan aspal karet. Kali ini, melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Petro Muba yang bekerjasama dengan Pusat Penelitian Karet Bogor, pengembangan aspal karet tersebut mulai dilakukan.

"Aspal karet ini merupakan implementasi keinginan Bupati Muba yang menginginkan harga karet di tingkat petani mengalami kenaikan serta memiliki nilai tambah," ujar Direktur Operasional PT Petro Muba, Ir Bimo Prakoso, Jumat (21/9/2018).

Penerapan aspal karet di Kabupaten Muba, sambung dia, nantinya berbeda dengan yang ada di DKI Jakarta saat ini. Dimana aspal karet yang diterapkan Jaya Trade (BUMD DKI) banyak menggunakan serbuk-serbuk ban bekas karena daerah tersebut bukan penghasil karet.

"Sedangkan di Kabupaten Muba, kita menggunakan Latex Pekat dari Petani. Kita bekerjasama dengan UPPB Dinas Perkebunan," kata dia seraya menambahkan Latex Pekat berasal dari getah karet alam yang melalui berbagai proses, seperti proses pemutaran atau sentrifugasi, sehingga kadar karet mengalami peningkatan.

Latex pekat inilah, kata Bimo menjadi bahan campuran utama aspal yang akan diterapkan dengan rincian untuk setiap 1 Km jalan aspal yang memiliki ketebalan 4 Cm dan lebar 7 meter dapat menggunakan aspal karet sebanyak 3 ton. "Kita juga bekerjasama dengan Pusat Penelitian Karet Bogor," ucap dia.

Sementara, Asisten II Setda Muba, Yusman Sriyanto, mengatakan, dengan adanya kerjasama Pemkab Muba dalam hal ini PT Petro Muba dengan Pusat Penelitian Karet Bogor diharapkan hilirisasi aspal karet segera diimplementasikan di Muba dan dapat meningkatkan harga jual karet masyarakat.

"Berbagai cara kita lakukan untuk peningkatan harga jual karet para petani, sebelumnya kita telah menerapkan pelelangan karet di tiap desa dan kelurahan dalam Kabupaten Muba. Sekarang kita juga gunakan aspal karet," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 211