Berita :: GLOBALPLANET.news

Komisioner Penindakan Pelanggaran Apriandi. (Foto: Ist)

03 Oktober 2018 11:12:48 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Untuk menangani pelanggaran atau tindak pidana pemilu, saat berlangsungnya Pileg dan Pilpres 2019, Panwaslu OKU Timur telah membentuk Gakkumdu yang dibentuk dari unsur Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan. Saat ini Gakkumdu OKU Timur siap menampung laporan dugaan pelanggaran Pemilu.

Ketua Bawaslu OKU Timur, Ahcmad Gupron melalui Komisioner Penindakan Pelanggaran Apriandi, pada Rabu (3/8/2018) mengatakan, Gakkumdu untuk OKU Timur sudah terbentuk sementara Sekretariat masih di kantor Bawaslu.

“Jumlah anggota Gakkumdu 20 orang. Untuk itu sekarang masih menunggu SK dari Bawaslu RI,” katanya.

Dia juga menambahkan, karena kebutuhan Gakkumdu sudah berkerja. Tugas pokoknya menangi tindak pidana Pemilu. Laporan awal tetap masuk ke Bawaslu, kemudian diproses maupun ditelaah. Kemudian diteruskan ke Gakkumdu. Jika pidana murni sesuai jenis pelanggaran diserahkan ke Polres. Jika pelanggaran administrasi proses kembali ke Bawaslu sesuai bidang masing-masing.

"Kita harapkan kehadiran Gakkumdu akan membawa Pemilu kearah yang lebih baik," jelasnya.

Sejauh ini laporan dan temuan belum ada namun diharapkan seluruh elemen masyarakat terutama calon untuk menjaga kondisi daerah ini tetap kondusif, dan jangan sampai melanggar, imbuhnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 167