Berita :: GLOBALPLANET.news

Wali Kota Palembang H Harnojoto (foto: ist).

27 September 2018 19:35:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pemerintah Kota Palembang akan mengusulkan revisi perda tentang aturan denda bagi masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Tujuan revisi tersebut untuk memaksimalkan penerapan sanksi dalam perda tersebut.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palembang Harnojoyo dalam kegiatan peringatan Hari Pariwisata Dunia, yang diadakan BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Sumatera Selatan (Sumsel) di Monpera, Kamis (27/9/18).

"Saya sudah minta aturan denda Rp50 juta atau kurungan maksimal 7 bulan lebih diringankan lagi. Saya minta Peraturan Daerah (Perda) ini di revisi, tapi penegakkanya akan lebih dilakukan," ujarnya.

Melalui hari Pariwisata ini, Harnojoyo berharap pariwisata Kota Palembang terus meningkat dan berkelanjutan. Dimana, untuk melaksanakan itu, sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang baik.

Kebiasaan menjaga kebersihan haruslah menjadi modal serta kearifan bersama untuk menjadikan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.

Melalui kegiatan gotong-royong yang digelar PHRI hari ini, adalah sesuatu yang luar biasa. Perbaikan lingkungan termasuk juga lingkungan sosial adalah salah satu aspek dalam mendukung patiwisata.

"Saat ini Palembang mampu menyerap sekitar Rp 150 miliar dari pajak hotel dan restoran, dari kalkulasi kami, jumlah serapan tersebut masih belum optimal. Oleh karena itu kedepan kami akan melakukan optimalisasi pajak hotel dan restoran," tuturnya.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Sumsel Herlan Asfiuddin mengatakan, kegiatan gotong-royong tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pariwisata Dunia. Seluruh anggota PHRI dan stakeholder terkait dikerahkan membantu Pemerintah Kota Palembang dalam menjaga membersihkan kota.

Reporter : Rachmad Kurniawan Putra Editor : Zul Mulkan 153