Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi

07 Oktober 2018 14:59:03 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Ratusan warga di Kabupaten Musi Banyuasin berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Hal itu disebabkan banyak faktor, mulai dari faktor ekonomi hingga penyalahgunaan narkotika yang marak di Bumi Serasan Sekate.

"Orang gila di Muba ini sangat tinggi, berdasarkan catatan kita ada sekitar 571 orang dengan gangguan jiwa," ujar Kapolres Muba, AKBP Andes purwanti, beberapa waktu lalu.

Kondisi ini, sambung dia, harus disikapi secara bersama dan serius karena memberikan dampak yang kurang baik bagi kehidupan masyarakat. "Itu artinya sangat tinggi dan ini merupakan oekerjaan rumah kita bersama," kata dia.

Pada umumnya, para penderita gangguan jiwa yang ada di Muba banyak disebabkan penggunaan narkotika. Dimana penderita mengalami Skizofrenia yakni gangguan mentak yang terjadi dalam jangka panjang. Gangguan ini menyebabkan penderita mengalami halusinasi, delusi, kekacauan berpikir, serta perubahan pola pikir.

"Selain itu penderita mengalami ketakutan akibat dari narkoba, terbanyak itu di Kecamatan Lais yakni berjumlah 112 orang dan Kecamatan Sekayu sebanyak 97 orang," jelas dia.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Muba, Azmi Dariusmansyah, mengatakan dalam penanganan ODGJ, pihaknya telah menyediakan Instansi Pemerintah Wajib Lapor (IPWL).

Disana warga dapat berkonsultasi, terapi, dan berobat jalan. Jadi, bagi warga yang ada keluarganya mengalami atau terdampak narkoba dapat dibawa ke IPWL. "Seluruh konsultasi, terapi serta obat tak dikenakan biaya alias gratis," tandas dia

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 131