Berita :: GLOBALPLANET.news

Tim gabungan menyegel Pabrik Air Kemasan ARPA, karena sejak 1 April 2018 perizinan seperti SITU dan SIUP telah habis. (foto: yayan darwansyah)

11 Oktober 2018 15:51:00 WIB

PAGARALAM, GLOBALPLANET - Pabrik air mineral Pagaralam atau ARPA yang sedang didera masalah mencapai klimaks. Operasional perusahaan terus merugi yang berujung dibentuknya tim evaluasi, Kamis (11/10/2018) pabriknya disegel, karena izinnya kedaluarsa.

Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perindustrian Perdagangan, Satpol PP, Perizinan, Camat, Lurah dibantu pihak kepolisian menyegel pabrik air kemasan ARPA, di Dusun Muara Siban, Kecamatan Dempo Utara, Kamis (11/10/2018).

Informasi yang didapat menyebutkan, penyegelan perusahaan milik daerah itu lantaran izin usaha sudah habis sejak 1 April 2018 lalu. Selain itu, ketidakjelasan saham ARPA ini membuat Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni melakukan evaluasi untuk memperjelas status ARPA, apakah milik daerah atau tidak?

Kepala Perizinan Kota Pagaralam Khairudin melalui stafnya Leo Sander menuturkan, saat ini pihaknya ikut bersama tim gabungan dari Satpol PP, Disperindag, Perizinan dan petugas kepolisian dari Polres serta Polsek Dempo Utara.

"Perusahaan ini sudah habis SITU dan SIUP sejak 1 April 2018. Otomatis, jika ingin beroperasi itu semua harus diperpanjang," kata dia.

Dikatakan Leo, untuk SITU dan SIUP belum bisa diperpanjang. Hal ini baru bisa dilakukan jika syarat-syarat terpenuhi. Untuk itu, penyegelan dilakukan lantaran usaha ini kadaluarsa izinnya.

"Untuk saat ini belum bisa diperpanjang karena belum memenuhi syarat yang berlaku. Apalagi, masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan," ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Pagaralam Alpian Maskoni melakukan inventarisir aset milik Pemkot Pagaralam. Salah satunya, pabrik air kemasan ARPA‎ di Muara Siban Kecamatan Dempo Utara. Setelah kunjungan, orang nomor satu di Kota Pagaralam ini akan melakukan evaluasi mengenai kondisi ARPA yang selalu merugi.

"Kita ingin mengetahui aset milik Pemkot Pagaralam termasuk pabrik air kemasan ARPA. Sebagaimana diketahui, pabrik ARPA selalu merugi tidak tahu alasannya. Untuk itulah, kita ingin mengetahui penyebab meruginya perusahaan milik daerah tersebut," kata dia.‎

Pemkot Pagaralam akan melakukan evaluasi dengan membentuk tim yang nantinya para profesional yang ahli di bidangnya masing-masing. Apabila dalam laporan tim evaluasi tersebut nantinya ARPA dinyatakan merugi secara ekonomi, maka akan ditutup dan dinyatakan pailit.

"Kita akan lihat nanti. Silahkan tim yang bekerja apakah bisa diteruskan atau tidak. Jika terus merugi untuk apa diteruskan. Namun, kita berharap aset ini bisa terus eksis," kata dia.

Reporter : Yayan Darwansah Editor : Taufiq Akbar 220