Berita :: GLOBALPLANET.news

omandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Heri Sutrisno, S.IP, M.Si memotong tumpeng. (Foto: Ist)

01 November 2018 22:13:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - HUT POMAU ke 72 tahun 2018 harus dimanfaatkan sebagai wahana instropeksi, sekaligus evaluasi terhadap hakekat keberadaan dan pengabdian Polisi Militer Angkatan Udara.

Hal ini disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., yang telah dibacakan oleh Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Kolonel Pnb Heri Sutrisno, S.IP, M.Si selaku irup HUT POMAU ke 72 tahun 2018, di lapangan apel Lanud SMH, Kamis (1/11/2018).

“Para pendahulu TNI Angkatan Udara sudah menyadari bahwa kehadiran tugas polisional di lingkungan organisasi TNI AU mutlak diperlukan. Tugas tersebut

diselenggarakan untuk menjamin adanya keamanan, ketertiban, kedisiplinan dan kepatuhan prajurit terhadap ketentuan serta aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Untuk itu, pemikiran strategis dari para pendahulu Angkatan Udara tersebut, hendaknya senantiasa dapat menjadi inspirasi dan dorongan semangat bagi prajurit POMAU saat ini dan masa yang akan datang.

“POMAU dalam usianya yang ke-72 ini hendaknya dapat memberikan makna dan nilai manfaat yang besar bagi organisasi TNI Angkatan Udara,” jelasnya.

Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ini dapat dimanfaatkan sebagai wahana instropeksi, sekaligus evaluasi terhadap hakekat keberadaan dan pengabdian Polisi Militer Angkatan Udara.

“Konsep pemikiran yang lebih mengedepankan tindakan preventif perlu terus dikembangkan dalam pelaksanaan tugas,” pungkas Danlanud SMH.

Pejabat Lanud SMH yang hadir yakni Kadisops Letkol Pas Mores Bonte, Kadispers Letkol Adm Dondy Rinaldo, Kadislog Mayor Kal Devri, Dansatpom Mayor Pom Yurdiansyah, para kasi Lanud SMH serta peserta upacara 1 SST Pama, 1 SST Pomau, 1 SST Bintara, 1 SST Tamtama dan 1 SST PNS.

Reporter : Rio Siregar Editor : M.Rohali 69