Berita :: GLOBALPLANET.news

(Ki-ka) Pengamat Politik Sumsel Joko Siswanto, Bagindo Togar, dan Caleg Muda Syavera Nurdini dalam diskusi 'Ngomong Politik', di Palembang, Sabtu (3/11/2018). (foto: rachmad kurniawan).

04 November 2018 08:46:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Caleg muda atau disebut juga caleg milenial dinilai menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya menghadapi para anggota dewan yang telah berpengalaman dan memiliki jaringan.

Pengamat Politik Joko Siswanto mengatakan, dunia politik sangat menarik, seperti lompatan besar dalam status sosial jika terpilih menjadi anggota dewan yang terhormat. “Diakui atau tidak secara terbuka, posisi yang nyaman dan gaji yang lumayan,” kata Joko dalam diskusi Ngomong Politik di Meet Up Cafe Jalan Demang Lebar Daun, Sabtu (3/11/2018).

Namun tantangnya, sambung Joko, caleg muda akan menghadapi para anggota dewan yang mencalonkan diri kembali. Mereka memiliki sumber daya, memiliki jaringan dan sudah tentu pengalaman.

“Ini tantangan yang dihadapi caleg muda atau milenial ini. Sisi kreatifitas, kapasitas dan kapabilitas caleg muda memiliki itu, namun dari sisi jaringan dan uang, juga akan sulit. Harus menggeser caleg yang lebih berpengalaman dalam meyakinkan masyarakat,” katanya dalam diskui dengan moderator Bagindo Togar.

Salah satu caleg muda yang masih berusia 22 tahun, Syavera Nurdini mengatakan, niatnya maju menjadi caleg untuk meneruskan apa yang telah dilakukan selama ini, yakni memperhatikan dan memperjuangkan kaum disabilitas. “Untuk partai memang saya sejak pertama kenal dan memilih Partai Berkarya, da nada Tommy Soeharto, siapa yang tidak kenal,” ujar relawan yang telah mendapatkan penghargaan nasional dan internasional ini.

Vera, sapaan akrabnya mengakui menghadapi tantangan besar yakni menghadapi caleg yang lebih berpengalaman dan jaringan. Namun, caleg dengan Dapil Alang – Alang Lebar Sukarami dan Kemunung ini yakin dengan visi – misi Partai Berkarya dan dirinya pribadi akan diterima.

"Pengaruh bapak Soeharto kuat sekali pada bangsa ini, visi misi yang dimiliki juga saya nilai sejalan dengan yang ingin saya capai," ungkap Vera optimistis.

Ia juga sependapat apa yang pernah dikatakan pendiri partainya, Tommy Soeharto, kalau panggung politik juga milik anak muda. "Jadi saya peduli dengan kaum terpinggirkan seperti anak muda yang berkarya, penyandang disabilitas pelayanannya bagi mereka belum maksimal contohnya SIM (Surat Izin Mengemudi) dimana mereka bingung harus memakai SIM C atau SIM B," tegas dia.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 154