Berita :: GLOBALPLANET.news

Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan, usai pertandingan, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Jumat (30/11/2018). (Foto: Adi Kurniawan)

30 November 2018 20:32:59 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kekalahan saat melakoni laga tandang (away) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) kontra Sriwijaya FC membuat Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan wajib berhati-hati. Sebab, di laga terakhir pekan 34 Liga 1 2018, Mitra Kukar kembali harus menjalani laga away melawan Persija pada (9/12/2018).

"Kita akui baru sekali menang saat away, selebihnya imbang bahkan harus menelan kekalahan. Pertandingan terakhir kita memang sangat sulit, karena kita (Mitra Kukar, red) butuh kemenangan, begitu juga Persija tak ingin yang ingin meraih gelar juara tentunya," kata Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan, usai pertandingan, Jumat (30/11/2018).

Trend minor ini disikapi serius oleh Rahmad Darmawan. Dirinya tidak ingin timnya justru kian terjerembab ke lembah degradasi dan turun kasta ke Liga 2 musim depan.

"Kita tetap melakukan evaluasi, tapi kita tetap agar anak anak bermain lepas dan enjoy. Kalau terlalu tegang, ini bisa menjadi boomerang. Perjuangan kita belum selesai," ujarnya.

Menurutnya, selama pertandingan timnya tetap bisa mengimbangin pola permainan tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut. Bahkan, beberapa kali memiliki peluang. "Kita sempat memberikan perlawanan dan menyematkan gol balasan," tegasnya.

Namun, pelatih asal Metro Lampung ini mengaku, jika sirkulasi bola terjadi perubahan usai turun minum. Alhasil, pertahanan satu dua kali bocor, dan dimanfaatkan pemain Sriwijaya FC terbukti di babak kedua berhasil mencuri 2 gol.

"Hasil (pertandingan) hari ini tidak bagus. Jika kita tidak mendapatkan hasil yang baik, kita bisa degradasi," bebernya.

Dirinya juga ingin tim dipertandingan terakhir dapat bermain maksimal dan enjoy. "Performa kita sangat baik tadi. Memang sedikit emosional, tapi tidak ada masalah. Mudah-mudahan, di laga terakhir, kita bisa dapat poin," pungkasnya.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : M.Rohali 65