Berita :: GLOBALPLANET.news

M Yusuf saat diamankan di Mapolsek Talang Ubi. (Foto: Eko Jurianto)

05 Desember 2018 15:04:00 WIB

PALI, GLOBALPLANET - Meski pernah ditangkap dan diberikan pembinaan oleh Polisi, hal itu tidak membuat M Yusuf (37) warga Talang Bulang, kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini jera untuk melakukan aksi Pungutan Liar (Pungli) terhadap mobil truk angkutan barang yang hendak masuk ke wilayah Kota Pendopo.

Akibat perbuatannya, Yusuf kembali di ringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Talang Ubi pimpinan Ipda M Arafah SH, Selasa (3/12/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Atas laporan korban Sucipto (53) seorang sopir truk asal Kelurahan Bekasi Barat, Kota Bekasi dengan dasar laporan polisi LP/B/248/XII/2018/Sumsel/Res.Muara Enim/Sek.Talang Ubi.

Aksi pungli itu terjadi pada Selasa (03/12/2018) sekitar pukul 08.00 WIB, korban yang membawa truk bermuatan barang melintas dari Belimbing menuju kota Pendopo. Saat di lokasi Desa Talang buLang kendaraan korban di berhentikan pelaku Yusuf, serta meminta uang secara paksa agar bisa melanjutkan perjalanan, kemudian korban memberikan uang sejumlah Rp40.000, kepada pelaku.

Tetapi pelaku tetap merasa kurang dan terus meminta tambahan Rp50.000, karena korban tidak mau memberi tambahan memilih untuk tetap melanjutkan perjalanan, tetapi prlaku mengejar mobil tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Selanjutnya pelaku memberhentikan mobil korban dengan cara menghadang dari arah depan. Dengan adanya kejadian tersebut korban merasa keberatan serta merasa dirugikan sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi.

"Setelah mendapatkan informasi dari para sopir angkutan barang yang melintas, anggota kita langsung melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan informasi pasti petugas langsung mendatangi TKP dan mengamankan Pelak," jelas Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH, SIK, MH, malalui kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST didampingi kanit Reskrimnya Ipda M Arafah, Rabu (5/12/2018).

Ketika akan lakukan penangkapan, lanjut Arafah, pelaku sempat mencoba melarikan diri berlari kearah perkebunan. Diduga pelaku memiliki komplotan yang sudah sangat sering membuat resah para sopir angkutan barang yang melintas

"Sempat terjadi kejar-kejaran oleh petugas kita, dan akhirnya berhasil meringkus pelaku. Pelaku diduga berkelompok, namun saat dilakukan penangkapan pelaku sendirian. Saat ini pelaku beserta barang bukti sejumlah uang tunai berhasil diamankan di mapolsek Talang ubi," imbuhnya

Yusuf mengaku bahwa dirinya sering memberhentikan mobil barang dan meminta sejumlah uang. "Sehari bisa mencapai Rp100.000, satu mobil bisa Rp10.000 - Rp 40.000, dan biasanya kami bersama-sama ada teman yang lain," akunya.

Reporter : Eko Jurianto Editor : M.Rohali 508