Berita :: GLOBALPLANET.news

Aparat gabungan TNI/Polri saat berjaga-jaga di Desa Batu Junggul Kecamatan Muara Pinang, pasca nyaris terjadinya bentrok, Kamis (5/12/2018). Insert barang bukti pohon ganja dalam karung yang berhasil disita. (Foto: Rody Hartono)

06 Desember 2018 10:52:27 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Aparat gabungan Polres Empat Lawang sempat dihadang sekelompok oknum warga yang diduga dari salah satu desa dalam wilayah Kecamatan Muara Pinang, di Desa Batu Junggul, Rabu (5/12/2018) malam.

Beruntung bentroka. dapat dihindari, saat ini kondisi sudah kembali kondusif dan kerumunan warga sudah tidak ada lagi.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat aparat gabungan Polres Empat Lawang, mendatangi lokasi yang diduga ada kegiatan penanaman ganja di Talang Macang Manis Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang.

Saat aparat tiba di lokasi yang diduga kebun ganja tersebut, aparat berhasil mengamankan sekitar 11 batang pohon ganja di salah satu lahan perkebunan milik warga dan berhasil menangkap salah seorang warga yang berasal dari salah satu desa dalam wilayah Kecamatan Muara Pinang, yang diduga pemilik batang ganja tersebut.

Kabar penangkapan tersebut didengar oleh warga sekitar termasuk warga asal desa terduga yang berhasil diamankan tersebut. Alhasil, ratusan warga langsung melakukan penghadangan terhadap aparat yang hendak membawa terduga pemilik pohon ganja berikut barang bukti, karena terprovokasi oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Aparat gabungan yang tidak ingin mengambil risiko bentrokan, terpaksa melepaskan terduga pemilik pohon ganja. Namun barang bukti ganja sebanyak satu karung berhasil diamankan dan berhasik dibawa ke Mapolres Empat Lawang.

Camat Muara Pinang, Junaidi Amin mengakui adanya kejadian tersebut dan dia memastikan kondisi pasca kejadian tersebut, di lokasi kejadian sudah berangsur normal dan warga sudah membubarkan diri.

Hanya saja, dirinya belum dapat merinci kronologis kejadian, karena belum mendapat laporan lengkap dari Kepala Desa (Kades) Batu Junggul, lokasi nyaris terjadinya bentrok tersebut. "Kejadiannya memang ada, tapi kini sudah kondusif," kata dia.

Dijelaskannya, lokasi nyaris terjadinya keributan antara aparat dengan warga memang berada di Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang. Namun terduga pelaku penghalang-halangan aparat saat hendak membawa terduga berikut barang bukti ganja, bukan warga Desa Batu Junggul. 

"Saya hanya katakan kejadian itu memang ada, tapi secara spesifik, saya kurang jelas bagaimana kronologisnya. Nanti bisa tanyakan langsung dengan pihak kepolisian," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Muara Pinang, Iptu Gunawan menjelaskan, sepengetahuan pihaknya, memang benar adanya upaya penggerebekan diduga ladang ganja oleh pihak Satres Narkoba Polres Empat Lawang. Namun dia tidak melihat adanya kerumunan massa yang besar di Desa Batu Junggul, Kecamatan Muara Pinang.

"Saya diminta membackup aparat dari Polres yang hendak melakukan pengerebekan ladang ganja. Intinya saya tahu ada kegiatan itu. Tapi, kalau ditanya ada terjadinya nyaris bentrok aparat, saya tidak melihat itu. Hal ini penting diluruskan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi," ujar Gunawan.

Lebih lanjut dijelaskannya, terkait apakah ada hasil atau tidak dalam penggerebekan itu, dirinya tidak begitu mengetahui karena memang Polsek Muara Pinang hanya mem-back up pengamanan. "Mungkin saja ada, tapi saya tidak tahu itu, silahkan tanya Polres saja kalau soal hasil pengerebekan. Yang jelas setahu saya tidak ada kerumunan massa yang katanya sangat banyak di Desa Batu Junggul, kalau di lokasi (kebun) mungkin saja," terang dia.

Diapun menegaskan, saat ini kondisi wilayah Kecamatan Muara Pinang, sangat kondusif dan pihak menjamin itu. "Untuk sekarang sangat kondusif, berkat do'a-do'a kawan-kawan media juga," tukasnya. 

Reporter : Rody Hartono Editor : M.Rohali 2222