Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan Muhammad Ardison. (Foto: Ist)

06 Desember 2018 13:57:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Dinas Kehutanan Sumsel, mulai tahun 2019 akan me-revegetasi 50 hektar lahan gambut bekas terbakar pada 2015 lalu dalam restorasi gambut di Hutan Produksi Terbatas (HPT) Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan Muhammad Ardison mengatakan, hanya wilayah OKI yang akan dilakukan penanaman berbagai jenis pohon seperti Belangeran, Ramin dan lainnya. "Nanti sistemnya akan dilakukan skema lelang melalui tender," terangnya di sela-sela kegiatan sosialisasi, Rabu (5/12/2018).

Dikatakannya, untuk biaya yang dibutuhkan sekitar Rp1,3 miliar, karena pohon ini ditanam di lahan gambut yang tidak mudah perawatannya. Bahkan nantinya di lokasi tersebut akan dibuat sekat kanal dan sumur bor, sehingga saat musim kemarau masih bisa tumbuh, kalau hasilnya bisa dilihat tiga tahun mendatang.

Masih kata dia, untuk di Sumsel ini ada empat wilayah yang masuk kawasan hutan produksi terbatas Mulai dari Ogan Ilir, Muba, Banyuasin dan OKI. Tapi empat daerah lainnya itu masih dilakukan restorasi hanya OKI yang dilakukan penanaman.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Perlindungan Hutan Kesatuan Pengolahan Hutan V Lempuing Mesuji .

Ali Hanafiah menambahkan, ini kan memang kawasan hutan negara dan pola pengolahan penanaman dilahan gambut beda prilakunya. "Saat ini di lokasi tersebut banyak pohon Gelam yang tumbuhnya tidak merata," imbuhnya.

Sosialisasi seperti ini memang penting dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui nantinya kegiatan yang akan dilakukan dalam melindungi kawasan gambut tersebut.

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 296