Berita :: GLOBALPLANET.news

Nampak terlihat limbah medis yang berada di TPS tepat depan Puskesmas Bandar Jaya, Kamis (27/12/2018). (Foto: Ferry)

27 Desember 2018 14:24:26 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Sejumlah limbah medis seperti sisa kotak obat, plastik obat, hingga jarum suntik, berserakan disekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) depan Puskesmas Bandar Jaya Lahat. Selain ramai aktivitas, di areal TPS ini juga ramai akan jajanan lokal masyarakat.

"Sudah jelas aturannya, PP No 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3. Juga PerMenLHK No P.56/Menlhk-Setjen/2015, tentang tata cara dan persyaratan teknis pengelolaan limbah B3 dari fasilitas pelayanan kesehatan," ujar Kepala DLH Lahat, Misri, melalui Kabid LB3, H Budi Utama, Kamis (27/12/2018).

Selain itu, Eddy Suroso, Kasi LB3 DLH Lahat mengungkapkan, bahwa limbah medis ini mengandung racun yang berbahaya bagi manusia atau hewan. Baik saat dibakar, atau bila sampai terkena langsung bagian tubuh manusia. Limbah medis harus dikumpulkan, dan dimusnahkan melalui proses insinerator.

"Kalau petugas kita lagi membersihkan TPS, lalu terkena kan bahaya," ujarnya seraya mengatakan bahwa sudah menyampaikan ini ke pihak Dinas Kesehatan Lahat, untuk mengimbau pihak Puskesmas tidak sembarangan membuang limbah medis.

Belum diketahui jelas, siapa oknum dengan sengaja membuang limbah berbahaya, persis di depan puskesmas berakreditasi madya (menengah) ini. Hanya saja, dari pantauan media ini, pembuangan limbah medis ini bukan hanya kali ini saja. Ditambah banyak petugas kesehatan, yang singgah berjajan di area itu.

"Pihak Puskesmas sudah tahu aturan itu. Teliti dulu, apa faktor kesengajaan atau ada oknum yang tidak senang dengan Puskesmas Bandar Jaya. Akan kita berikan sanksi, kalau benar faktor kesengajaan," Kata Kapala Dinas Kesehatan Lahat, H Rasyidi Amri saat dibincagi langsung.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 267