Berita :: GLOBALPLANET.news

Tumpukan sampah di kawasan jalan poros Tebing Tinggi - Pendopo, lokasi tepatnya tak jauh dari Puskesmas Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Kamis (27/12/2018). (Foto: Rody Hartono)

27 Desember 2018 17:57:59 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET - Tumpukan sampah di kawasan jalan poros Tebing Tinggi - Pendopo, tepatnya tak jauh dari Puskesmas Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, sangat dikeluhkan pengguna jalan.

Pasalnya, selain membuat kondisi jalan tidak sedap dipandang dan berbau, tumpukan sampah tersebut telah memakan bahu jalan bahkan sudah melebar ke badan jalan, hingga mengganggu lalu lalang kendaraan.

"Kesannya, tumpukan sampah ini seolah-olah menjadi gapura selamat datang di Kecamatan Pendopo. Saya selaku warga sangat berharap pemerintah segera melakukan tindakan tepat dan cepat, agar tumpukan sampah di sana dilakukan tindakan," ungkap Rahman, salah seorang warga Kecamatan Pendopo, saat dibincangi wartawan, Kamis (27/12/2018).

Menurut dia, tumpukan sampah yang berada tak jauh dari fasilitas kesehatan tersebut, sangat mengganggu dan sudah cukup lama terjadi. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan yang nyata untuk mengakhiri aktifitas pembuangan sampah oleh masyarakat di sana.

"Paling hanya digusur ke pinggir jalan. Tidak ada solusi yang terlihat agar tidak lagi terjadi pembuangan sampah di sana," cetusnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPTD) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kecamatan Pendopo, Muhibudin mengakui adanya tumpukan sampah di kawasan jalan poros di wilayah Kecamatan Pendopo. Menurut dia, tumpukan sampah di lokasi tersebut, tidak seluruhnya dari kawasan Pasar Pendopo Kabupaten Empat Lawang.

"Iya, hanya sekitar 25 persen saja sampah di sana dari Pasar Pendopo. Sisianya, 75 persen sampah sengaja dibuang oknum masyarakat sekitar situ," ujar Muhibudin.

Keluhan tersebut memang pernah dia dengar dari masyarakat langsung. Tentu saja pihaknya sudah berupaya mengatasi hal itu dengan mengirimkan surat resmi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang, untuk segera melakukan penggusuran sampah di lokasi agar tidak melebar ke badan jalan.

"Namun, hingga saat ini belum juga ada tindakan dari mereka, pihak DLH Kabupaten Empat Lawang," kata dia.

Padahal, lanjut dia, pihaknya telah menyurati DLH Kabupaten Empat Lawang, sejak 10 Desember 2018 lalu. "Namun hingga kini tak juga digusur pakai alat berat. Wajar saja jika kini sudah melebar ke badan jalan," jelasnya.

Ditemui terpisah, Kepala DLH Kabupaten Empat Lawang, Munfazir Ghozali saat dikonfirmasi di kantornya yang beralamat di jalan poros Tebing Tinggi - Pendopo (Jalan Noerdin Pandji) KM 7,5 Tebing Tinggi mengatakan, terjadinya tumpukan sampah di lokasi tersebut, karena di wilayah Kecamatan Pendopo tidak ada tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

"Makanya kita berharap di Kecamatan Pendopo ada lokasi TPS untuk pengelolaan sampah di sana," jelas Munfazir.

Diapun menyebut, lokasi TPS yang diharapkan segera dibebaskan lahannya tersebut, merupakan lokasi tempat untuk menumpuk sampah sementara, yang selanjutnya diangkut kembali ke lokasi tempat pembuangan akhir (TPA). "Infonya, lahan untuk dibebaskan itu sudah ada dan pemiliknya sudah setuju. Entah mengapa sampai saat ini belum dibebaskan, kita juga tidak begitu faham," sebutnya.

Terkait melubernya sampah di jalan poros kawasan Kecamatan Pendopo, Munfazir menyebut sampah tersebut memang ada yang berasal dari Pasar Pendopo, namun penumpukan sampah di lokasi tersebut bersifat sementara dan kendaraan yang menempuk sampah di lokasi, tidak pernah di bahu jalan, namun selalu ke arah luar jalan.

"Insyaallah secepatnya segera kita tindaklanjuti untuk membersihkannya, namun saat ini ada alat berat kita yang rusak. Kepada masyarakat juga, kami mohon pengertiannya agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, demi kebaikan kita bersama," pintanya.

Reporter : Rody Hartono Editor : M.Rohali 107