Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi: Ist

07 Januari 2019 15:12:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Sepanjang tahun 2018, Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Pol PP dan Damkar) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), telah menangani sebanyak 21 kasus kebakaran. 5 diantaranya yakni kasus kebakaran hutan dan lahan.

"Sama seperti ditahun 2017 lalu, disepanjang tahun 2018 sebanyak 21 kasus kebakaran yang telah kita tangani di wilayah bumi bende seguguk, 5 diantaranya yakni kasus kebakaran lahan yang tidak jauh dari pemukiman penduduk," ujar Kepala Dinas Pol PP dan Damkar, Alexsander Bustomi, S.STP, MSi melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Syawal Harahap, SSos, MSi, didampingi Kepala Operasi Lapangan, Saifudin, ketika dikonfirmasi, Senin (7/1/2019) di Kayuagung.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan peralatan yang ada regu pemadam kebaran telah melakukan penanganan seefektif mungkin pada setiap kejadian. Namun hal yang menjadi kendala ketika lokasi kebakaran berada di kecamatan yang mempunyai jarak tempu cukup jauh, sementara jumlah mobil pemadam kebakaran yang dimiliki oleh Pemkab OKI tidak sebanding dengan luas wilayah yanga ada.

“Kita hanya memiliki sebanyak 4 unit mobil damkar. Sebelumnya ada 2 unit, kemudian ditambah 2 unit lagi yang merupakan hibah dari Jepang,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin melakukan upaya pemadaman jika terjadi kasus kebakaran.

“Jika terjadi kebaran yang lokasinya jauh, langkah yang kita ambil yakni, melakukan kerja sama dengan pihak perusahaan perkebunan yang memiliki kendaraan pemadam kebakaran, sehingga apabila terjadi kebakaran disekitar wilayah perusahaan perkebuna, penangan pertama pemadaman akan dilakukan pihak perusahaan sembari menunggu dari Mobil Damkar OKI," ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya koordinasi dan kerjasama dengan pihak perusahaan, dapat meminimalisir kerugian yang ditimbulkan dari dampak kebakaran tersebut, apa lagi pada wilayah yang jauh dari ibu Kota OKI.

Dinas PolPP dan Damkar juga melakukan sosialisasi pembinaan di sekolah-sekolah, tentang langkah - langkah apa saja terkait penanganan pertama jika terjadi kebakaran. Kemudian juga sosialisasi pentingnya keberadaan Alat Pemadaman Api Ringan (APAR) pada pelaku usaha.

Syawal juga menambahkan, ditahun 2018 lalu kita telah mengusulkan agar dibentuk sebanyak 5 titik posko atau UPTD Pemadam Kebakaran, tujuannya untuk menangani kasus kebakaran secara cepat, mengingat luas wilayah Kabupaten OKI yang mencapai 19 ribu meter persegi, yang jika dibandingkan lebih dari Provinsi Banten dan hampir sama luasnya dengan Provinsi Bengkulu.

Dijelaskannya Posko 1 terdiri dari Kecamatan SP Padang, Jejawi dan Pampangan. Posko 2, Tulung Selapan dan Pangkalan Lampam. Posko 3, Lempuing dan Lempuing Jaya. Sedangkan di Posko 4 yakni Kecamatan Mesuji, Mesuji Makmur dan Mesuji Raya dan Posko 5, Kecamatan Sungai Menang, Cengal dan Pedamaran Timur.

Sementara itu, Kepala Operasi Lapangan, Saifudin, menambahkan bahwa dari 21 kasus kebakaran yang ditangani oleh Dinas Pol PP dan Damkar di tahun 2018, diantaranya yakni.

 

Rumah :

Senin 15 Januari 2018 di Kelurahan Sukadana, yang membakar Kantor Pertanahan Kabupaten OKI.

Sabtu 17 Februari di Desa Sirah Pulau Padang, Kecamatan SP Padang yang membakar 3 unit rumah milik, Pancas, Deris dan Yamin.

Senin 11 Juni 2018, di Desa Muara Baru Kecamatan Kayuagung yang membakar 1 unit rumah milik Efendi Wijaya.

Selasa 31 Juli 2018 di Desa Batu Ampar Kecamatan SP Padang yang membakar 2 unit rumah milik Helmi dan Ritak.

Kamis 18 September di Desa Menang Raya Kecamatan Pedamaran yang membakar 1 unit rumah milik Arnudi Isa.

Jum'at, 5 Oktober 2018 di Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung yang membakar 1 unit rumah milik M Tolip.

Jum'at, 19 Oktober 2018 di Desa Benawa Kecamatan Teluk Gelam yang membakar 1 unit rumah milik Matrin.

Rabu, 4 Desembar 2018 di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Kayuagung yang membakar 1 unit rumah milik H. Hamid

12 Desember 2018 di Desa Bumi Agung Kecamatan Tanjung Lubuk, 2 unit rumah

12 Desember 2018 di Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung, 1 unit rumah

 

Lainya

Kamis, 2 April 2018, Meteran Tower PT. Indosat di Keluran Cinta Raja Kayuagung

Kamis, 2 April 2018, Stavol Utama  Kantor PUPR Kabupaten OKI

Kamis, 17 Mei 2018, membakar sebuah Springbead lantaran bermain percon di Desa Tanjung Lubuk

Minggu, 3 Juni 2018, 1 unit mobil tangki BBM di Desa Sriguna Kecamatan Teluk Gelam

Selasa, 10 Desember, 1 unit mobil pajero Sport di Puskesmas Kutaraya Kayuagung

 

Lahan :

Sabtu, 7 April 2018, Lahan Kosong di Kelurahan Kutaraya Kayuagung

Rabu, 6 Juni 2018, Laham Kosong Dekat Pemukiman Warga di Desa Seriguna Kecamatan Teluk Gelam

Sabtu, 10 Agustus 2018, kebakaran hutan belukar di Kelurahan Sidakersa Kayuagung

Kamis, 28 September 2018, lahan perkebunan milik Arip di Kutaraya Kayuagung

Rabu, 14 November 2018, lahan dekat pemukiman warga di Kelurahan Jua-Jua Kayuagung.

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 270