Berita :: GLOBALPLANET.news

Kondisi kendaraan angkutan sampah yang sudah tua sehingga butuh dilakukan penggantian. Foto diambil Rabu (30/1/2019). (Dadang Dinat

30 Januari 2019 11:24:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET.news - Usia kendaraan angkutan sampah yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup ((DLH) OKU Timur sudah tua, sehingga butuh peremajaan. Terlebih setiap hari volume sampah bertambah, terutama untuk di Martapura dan Belitang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadin LH) OKU Timur Nur Subagyo mengatakan, kondisi kendaraan angkutan sampah yang ada saat ini sudah tua sehingga kerap mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan peremajaan. Saat ini  kendaraan angkutan sampah yang ada sebanyak 14 unit, namun yang aktif hanya 12.

Khusus untuk di Martapura dalam  sehari petugas mengangkut  40 ton sampah. Jika ada kegiatan  volume dampah  bisa bertambah.  Rata-rata truk itu buatan 2005 dan 2007. Sedangkan setiap hari harus melakukan kegiatan pengangkutan sampah. Selain itu, perlu juga penambahan areal TPA, karena TPA di Martapura seluas  dua hektar sudah tidak mampu menampung lagi.

"Kendaraan angkutan sampah milik kita ini memang sudah perlu diremajakan karena kondisinya sudah tidak layak lagi," ungkapnya. 

Dia juga menambahkan, petugas kebersihan terutama pasukan kuning dalam sehari berkerja tiga kali, pagi, siang dan sore. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar kebersihan lingkungan khususnya di Martapura sebagai ibu kota kabupaten tetap terjaga.

"Sekarang ini jumlah petugas penyapu jalan sebanyak  210 orang, sopir dan kernet mobil sampah dan operator mesin rumput lebih dari 100 orang, petugas pemelihara taman 26 orang, dengan kerja pagi, siang dan sore," jelasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 216