Berita :: GLOBALPLANET.news

Jajaran Korem 044 Gapo foto bersama. (Foto:Ist)

04 Februari 2019 20:44:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Danrem 044 Gapo ajak masyarakat dan semua pihak ikut menangi Kabakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menggunakan kopsep bedulur. Konsep ini mengedepankan rasa persaudaran dan ikatan sesama anak bangsa dalam proses penanganan Karhutla di Sumsel.

Saya ingin kita bersama-sama membangkitkan semangat kearifan lokal masyarakat Sumsel, yaitu Berdulur. Mari atasi semua masalah dengan rasa bedulur, “ ungkap Danrem 044 Garuda Dempo, Kol. Arh. Sonny Septiono dalam silaturahmi dengan berbagai unsur terkait karhutla di markas Makorem 044/Gapo, Senin (04/02/2019).

Danrem mengatakan, pada dua hari yang lalu Korem 044 Gapo mendapat penghargaan dari Panglima TNI sebagai kesatuan yang berhasil dalam penanganan karhutla tahun 2018. Penghargaan ini merupakan satu-satunya di Indonesia.

“Semua bisa karena kerjasama semua pihak, tidak hanya Korem, karena itu kebersamaan dengan semangat bedulur harus kita kembangkan,” ujarnya.

Dia menjelakan, konsep gagasan sedulur perlu terus diangkat. Kawasan-kawasan binaan serta kerja sama LSM, SKPD, perusahaan dan lain menjadi modal bagus yang perlu dikemangkan untuk Indoneia lebih baik.

“Inilah gagasan sedulur, jadi ada rasa tanggungjawab dan rasa memiliki yang kuat,” tegas mantan Kasrem 032 Wirabraja ini.

Sementara itu, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara(AMAN), Rustandi Ardiansyah mengatakan,  komitmen bersama sangat dipentingkan, sehingga masyarakat di tingkat bawah tidak selalu dijadikan korban ataupun kambing hitam.

“Selama ini terus terang kita banyak yang jadi korban, nah momen ini bagus untuk sama-sama membangun komitmen. Mari kita sama-sama fair dalam menangani karhutla,”ujarnya. 

Hal yang sama dikatakan, Asosiasi Pengelola Hutan Indonesia (APHI), Iwan Setiawan mengaku, APHI siapberusaha keras, karena Karhutla merupakan masalah bersama. Tak hanya itu, pihaknya membuka diri untuk siap melakukan kerjasama dengan pihak manapun untuk menangi Karhutla.

Reporter : Globalplanet Editor : Karerek 526