Berita :: GLOBALPLANET.news

Kolase benda temuan berupa diduga emas batangan dan mustika yang menghebohkan warga. (Foto: Ist).

09 Februari 2019 10:03:00 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET.news - Warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan kembali heboh. Bukan terkait narkoba apalagi ladang ganja, melainkan harta Karun berupa emas batangan dan keris berbentuk mustika.

Yang paling mengejutkan lagi, pada emas batangan yang ditemukan bergambar Presiden Soekarno. Pada bagian sisinya ada tulisan Gold dan sisi lainnya 24 K.

Tidak hanya itu, juga ditemukan keris dengan tulisan Jawa dan emas lainnya berbentuk mustika menyerupai naga.

Sejumlah benda tidak biasa ini ditemukan seorang warga di Desa Sukarame, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel. Sontak penemuan ini membuat warga sekitar heboh, dan informasi penemuan ini dengan cepat menyebar luas terutama di media sosial.

Penemunya adalah seorang warga setempat bernama SA (36). Ibu ini menemukan benda itu di dalam galian tanah saat hendak membuat fondasi rumah di lahan yang sebelumnya kebakaran. Penemuan sendiri pada Kamis (7/2/2019), sekitar pukul 10.00WIB pagi menjelang siang.

Saat harta karun tersebut ditemukan, saat itu SA sedang menggali pondasi rumah yang telah terbakar. Dan ketika sedang menggali SA menemukan benda yang diduga harta karun tersebut.

Dan harta karun yang ditemukan tersebut berupa, satu buah emas yang berbentuk batangan Gold 24 karat yang bergambar Presiden RI yang ke 1, dan bertulisan tahun 1818, keris dengan tulisan jawa dan Emas berbentuk mustika naga.

Kepala Desa Sukarame Rosihan membenarkan salah satu warganya telah menemukan benda yang menyerupai emas batangan dan beberapa benda lainnya.

"Mengenai penemuan tersebut betul adanya, tapi untuk memastikan benar atau tidaknya benda tersebut memiliki kandungan emas saya tidak bisa memastikannya. Karena harus ada kejelasan dan pengujian dari pihak yang ahli di bidang itu," kata Rosihan, Jumat (8/2/2019).

Dan saat ini barang-barang tersebut diamankan dan disimpan di rumah saudra SA selaku masyarakat yang menemukan benda yang diduga harta karun tersebut.

Reporter : Rody Hartono Editor : Zul Mulkan 557