Berita :: GLOBALPLANET.news

Rapat membahas penyelesaian sengketa Pilkades Sukaraja Tuha Kecamatan Buay Madang yang dipimpin oleh Sekda OKU Timur Jumadi S.Sos. (Foto: Dadang Dinata)

11 Februari 2019 14:16:37 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Sengketa Pemilhan Kepala desa (Pilkades) Sukaraja Tuha, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur, pada Senin (11/2/2019) dibahas di kantor Bupati OKU Timur. Dari empat calon kedes hanya calon nomor 4 Alpian yang hadir dalam rapat tersebut.

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekda OKU Timur Jumadi S.Sos, dihadiri oleh Dandim 0304 OKU Letkol Arm Agung Widodo S.Sos, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK, Ketua Komisi I DPRD OKU Timur Fahrurozy SH, Camat Buay Madang Sandi Pahlevi.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK mengatakan, bahwa dalam sengketa ini hanya satu saksi yang menerima money politik seharusnya saksi harus lebih dari satu. Sementara untuk selisih perolehan suara juga cukup besar.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif dan jangan gampang terpancing emosi. Terlebih kepolisian sudah mengetahui siapa penggerak dalam sengketa Pilkades tersebut.

"Kita tahu juga siapa yang mendorong-mendorong ini, kita harus sudahi dan ini bukan untuk main-main, jika sampai ada masalah terlebih ada unsur pidana akan kita tindak tegas, kita juga sudah tahu siapa yang menjadi motor dalam permasalahan Pilkades Sukaraja Tuha ini," tegasnya.

Dandim 0304 OKU OKU Letkol Arm Agung Widodo S.Sos, proses ini sudah berjalan dengan baik. Sudah ada kesepakatan oleh ketiga calon karena satu calon tidak boleh ikut dalam kesepakatan yang dibuat ditingkat kecamatan."Muspida sepakat untuk mendukung proses ini sesuai dengan aturan yang berlaku," tambahnya.

Semenatara, Pj Kades Sukaraja Tuha Solhawati mengungkapkan, proses pemilihan sudah berjalan dengan lancar, tapi datang masyarakat mengatakan ada politik uang oleh kandidat nomor 4 Alpian, ini yang menjadi pemicu masalah. Hingga sekarang masalah ini masih berlanjut. Warga menuntut dilakukan pemilihan ulang.

"Hari ini harus ada kepastian, saya sudah tidak sanggup lagi menghadapi masalah ini," katanya.

Asnawi perwakilan dari calon Lukman dan Sudirman menambahkan, apapun alasannya masyarakat menuntut pemilihan ulang karena ada bukti money politik yang dilakukan oleh kandidat nomor 4 Alpian. "Sebagian masyarakat meminta agar dikakukan pemilihan ulang," tambahnya.

Jufri perwakilan Calon Nomor 4 Alpian menambahkan, seluruh mekanisme pilkades sudah sesuai. Namun wajar-wajar saja jika ada yang puas dan tidak puas. Saat dilakukan penghitungan suara ada warga yang meminta penghitungan dihentikan dan meminta dilakukan pemilihan ulang.

"Pemilihan ulang bisa dilakukan jika memang terbukti adanya masalah," jelasnya.

Sekda OKU Timur Jumadi S.Sos mengatakan, sudah melakukan pertemuan untuk mencari jalan keluar sengketa Pilkades Sukaraja Tuha. Karena Pilkades ini ada aturannya bukan hanya aturan bupati tapi ada yang lebih tinggi. Bahkan tentang masalah laporan money politik juga sudah dibahas, kotak suara yang ada di Polsek karena sudah masuk di panitia tingkat kabupaten sehingga akan dikakukan verifikasi.

"Verifikasi ini tujuannya untuk traparansi, tim kabupaten tetap berkerja sesuai kapasitas sehingga ada kepastian hukum, sesuai mekanisme yang ada,” terangnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 2128