Berita :: GLOBALPLANET.news

Arman bersama kerabat dan warga saat mengecek kendaraan yang rusak akibat tenggelam. Selasa (12/2/2019). (Foto: Ferry)

12 Februari 2019 11:55:40 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Lagi, sebuah kendaraan terjebak di Underpass Jalan Lingkar, Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat, Senin (11/2/2019) sekitar pukul 22.00 WIB meskipun tak ada korban jiwa pengendara mengalami kerugian jutaan rupiah.

Pengendara mobil yakni,  Arman warga Klender, Jakarta Timur bersama tiga kerabatnya yang hendak pulang ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat.

Malam itu, hujan deras sedang melanda Kota Lahat,  Arman yang melaju dengan menggunakan mobil Avanza Nopol  B 2256 TKP tidak mengetahui secara persis jalan Kota Lahat, sehingga dipandu dengan aplikasi di handphone, lantas orang minang itu menuruti petunjuk arah dari aplikasi Map (peta).

Terkejutnya dia, saat melintas tepat di Underpass Desa Ulak Lebar, genangan air setinggi 6.5 meter didepannya. Meskipun sempat mengerem dan menyelamatkan para penumpang dalam mobil, licinnya tebing underpass membuat mobil tetap berenang kearah air.

" Saya nggak tahu jalan, modal cuma mengikuti petunjuk arah google map, setiba disini (underpass) ada genangan air, dari jauh tidak kelihatan genangan airnya. Sayapun langsung menyelamatkan keluarga didalam mobil, mobil tetap berjalan kearah air meskipun sudah direm karena jalan tebing dan licin," ucapnya saat dibincangi. Selasa (12/2/2019).

Arman sangat menyayangkan kurang jelasnya rambu rambu yang ada sebelum memasuki jalan ke arah Underpass. Dirinya bersama kekuarga selain harus menunda untuk kembali ke kampung halaman karena kerusakan mobil yang dialaminya, juga harus mengalami keugian jutaan rupiah, diakibatkan barang barang rusak seperti handphone dan lainnya.

"Kondisi lagi hujan deras rambu rambunya kecil diatas palang tidak terlalu kelihatan. Kami belum bisa pulang karena mobil rusak dan juga alami kerugian barang barang seperti HP rusak," keluhnya.

Sementara, Plt Dinas Perhubungan ( Dishub ) Kabupaten Lahat, Indarmansyah SP MSi menyayangkan kembali terjadinya kendaraan yang terjebak di Underpas yang memiliki panjang sekita 170 meter itu. Pihaknya saat ini telah menambah pemasangan Ban dan Sparator penutup agar pengendara mengetahui bahwa jalan tidak bisa dilewati.

"Sudah kita pasang rambu rambu, ban dan sparator maupun bambu sudah kita pasang untuk menutup jalan agar kendaraan tidak melintas, tetapi dilepas orang, karena banyak yang mencuci kendaraan disini," ujarnya seraya menghimbau agar warga jangan melepas palang dan mencuci kendaraan dikawasan Underpass.

Telah beberapa kendaraan yang terjebak digenangan Underpass yang dibangun menggunakan dana APBN itu, warga meminta agar pihak pemerintah terkait dapat memberikan solusi sehingga tidak ada lagi korban yang tentu dapat merugikan dan membahayakan.

"Suda sering kita koordinasikan tentang perbaikan ini kepada pihak terkait, karena perbaikan belum selesai," sampai Indarmasyah

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 71