Berita :: GLOBALPLANET.news

Wakil Ketua I Koni Sumsel H Dhennie Zainal dalam rapat pleno pengurus KONI Sumsel di lantai 3 Kantor KONI Sumsel, Jumat (8/3/2019) sore. (Foto: Adi Kurniawan)

08 Maret 2019 18:14:28 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera akan berlangsung 3-9 November 2019 di Bengkulu. Sedangkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel dilaksanakan setelahnya.

Idealnya, jenjang even olahraga dilakukan secara berjenjang dari Porprov, Porwil, baru PON. "Seyogyanya pelaksanaan Porprov itu sebelum Porwil, tapi Prabumulih belum siap," kata Wakil Ketua I Koni Sumsel H Dhennie Zainal dalam rapat pleno pengurus KONI Sumsel di lantai 3 kantor KONI Sumsel, Jumat (8/3/2019) sore.

Dalam kesempatan itu, Dhennie memimpin rapat didampingi sekretaris umum KONI Sumsel Ade Karyana dan Ketua Bidang Organisasi KONI Sumsel Asdit Abdullah. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pengurus KONI Sumsel.

Porprov nantinya akan jadi pembinaan prestasi bagi atlet muda Sumsel. Sementara Porwil lebih dalam persiapan PON, sehingga akan mengirimkan atlet-atlet PON.

Dhennie menyebutkan, pihaknya akan segera mengadakan rapat khusus terkait Porprov dan Porwil. Mengenai Porprov, pihaknya akan mendata cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.

"Prabumulih mengajukan 26 cabor, tapi kita akan lihat dulu kesiapan venuenya," sebut Dhennie.

Sedangkan untuk Porwil, Dhennie secara khusus berangkat ke Bengkulu beberapa hari yang lalu. Hasilnya, panitia setempat telah menetapkan 10 cabor yang akan dipertandingkan. Cabor tersebut, atletik, bulutangkis, biliar, catur, kempo, muaythai, renang, panjat tebing, tinju, dan sepak bola.

Pihaknya cukup terkejut atas kepastian cabor di Porwil, mengingat tidak ada pencak silat, senam, dan sepak takraw. "Tentu kita akan berhitung ulang terkait kekuatan Sumsel di Porwil. Yang pasti kita kehilangan potensi dari cabor unggulan seperti pencak silat," pungkasnya.

Reporter : Adi Kurniawan Editor : M.Rohali 306