Berita :: GLOBALPLANET.news

Suasana pemusnahan barang bukti sabu sabu seberat 8,3 kilogram oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel gedung serba guna rumah makan Sri Melayu, Selasa (12/3/2019). (Foto: Rio Siregar)

12 Maret 2019 11:31:18 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kasi narkotika Kejaksaan Tinggi Sumsel Amanda SH, MH menegaskan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berupaya semaksimal mungkin menuntut hukuman mati setiap terdakwa bandar narkoba.

Hal ini disampaikannya di sela-sela menghadiri pemusnahan barang bukti shabu shabu seberat 8,3 kilogram oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel gedung serba guna rumah makan Sri Melayu, Selasa (12/3/2019).

“Mungkin sudah kita ketahui terakhir kemarin kami JPU ada menuntut hukuman seumur hidup dan bahkan majelis hakim sudah menjatuhkan hukuman mati beberapa bandar narkoba di Sumsel dalam sebulan terakhir ini,” kata Amanda.

Tuntutan seumur hidup bahkan tuntutan mati yang diberikan JPU, JPU tentunya berdasarkan barang bukti dan fakta fakta yang terungkap dipersidangan. Namun JPU tetap mengupayakan tuntutan hukuman mati.

“Untuk perkara narkoba yang diterima Kejaksaan Tinggi Sumsel berdasarkan SPDP dari Polda Sumsel dan BNNP Sumsel pertiga bulan tahun 2019 dari Januari hingga Maret mengalami kenaikan sekitar sepuluh persen,” terangnya

Reporter : Rio Siregar Editor : M.Rohali 178