Berita :: GLOBALPLANET.news

Tampak pegawai PLN wilayah Prabumulih mengecek dan memperbaiki kabal putus dan tiang yang tumbang akibat badai hujan. (Foto: Hardoko Susanto)

14 Maret 2019 14:55:59 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET - Kencangnya angin disertai hujan deras, pada Rabu (13/03/2019) malam menyebabkan sejumlah fasilitas jaringan listrik PLN di wilayah Prabumulih rusak dan putus.

Selain banyak merontokkan jaringan kabel, tumbangnya puluhan pohon akibat diterjang angin juga menyebabkan beberapa fasilitas tiang PLN patah dan roboh. Akibatnya puluhan ribu pelanggan PLN masih mengalami mati lampu.

"Jaringan listrik putus, dan beberapa tiang patah akibat ditimpa batang pohon yang roboh dihantam angin kencang malam tadi,” sebut Kepala ULP Prabumulih, Sumardi melalui pesan WhatsAppnya, Kamis (14/03/2019).

Masih dikatakan Sumardi, pihaknya sampai hari ini masih melakukan perbaikan agar semua jaringan pelanggan kembali normal.

“Sampe sekarang sebagian masih padam karna terkendala SDM yang sudah kecapean. Kami masih berusaha untuk mengkaper semua pelanggan agar hari ini bisa normal kembali,” terang Sumardi.

Dia jelaskan, masih ada beberapa wilayah yang masih mengalami pemadaman sampai hari ini dan akan segera diperbaiki. Diantaranya, ia sebutkan mulai dari wilayah Rumah Makan Siang Malam hingga Pangkul-Sindur, serta Sugiwaras dan Negeri Agung Muaraenim.

“Sindur masih lagi dikerjakan, Sugiwaras sebagian sudah hidup jam 5 subuh tadi. Dari rumah makan siang malam hingga Pangkul juga belum hidup, sekarang lagi dikerjakan tim har. Kemudian Negeri Agung sampai ujung masih belum hidup, dikarenakan tiang patah ditimpa pohon roboh,” jelas Sumardi.

Disinggung berapa kerugian yang dialami PLN akibat kejadian tersebut, disebutkan Sumardi, pihaknya masih belum menghitungnya dan masih fokus melakukan perbaikan di sejumlah titik jaringan.

“Belum dikonfirmasi ke Spv teknik. Sampai sekarang beliau masih di lapangan,” tandasnya.

Sementara pantauan GLOBALPLANET, beberapa pelanggan berharap pihak PLN Prabumulih bisa segera memerbaiki fasilitas jaringan yang rusak karena menggangu aktivitas warga hingga sekarang.

“Khususnya kami yang tinggal di Gunung Ibul ini, walau sudah hidup dari pagi tadi. Tapi mati lampu masih sering terjadi, walau durasinya tak lama tapi sangat menggangu dan bisa merusak barang-barang elektronik seperti tv, computer dan peralatan lainnya,” cetus Agus (35), salah satu warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul, Prabumulih kepada media ini, Kamis siang (14/03/2019).

 

Reporter : Hardoko Susanto Editor : M.Rohali 180