Berita :: GLOBALPLANET.news

Ilustrasi. (Foto: Ist)

15 Maret 2019 08:51:52 WIB

JAKARTA , GLOBALPLANET - Menurut Direktur Council of palm oil Producing Countries (CPOPC) atau Dewan Negara Negara Produsen Kelapa sawit Mahendra Siregar mengenai keputusan Komisi Eropa yang melarang impor sawit dan turunannya dan memutuskan bahwa sawit telah menyebabkan deforestasi adalah sesuatu keliru dan tak boleh ditoleran.

Dalam rilisnya, Direktur CPOPC ini meminta negara-negara penghasil minyak kelapa sawit harus terus memberikan presure, memberikan tekanan kepada Uni Eropa. 

"Keputusan Uni Eropa ini telah menimbulkan keprihatinan negara-negara penghasil kelapa sawit," ujarnya..

Uni Eropa, dikatakan Mahendra Siregar telah gagal di dalam mengenali upaya yang sedang dilakukan dalam program kelapa sawit berkelanjutan. Bahkan, data yang mereka dapatkan untuk mengisolasi minyak sawit adalah cacat secara ilmiah. 

"Harusnya Uni Eropa itu lebih tahu, bahwa di dalam sawit dan turunanya sama tidak ada pelanggaran WTO. Sebab, minyak sawit untuk biofuel dapat diimpor secara bebas," sebut Mahendra, demikian dikutip dari sawitplus.co. 

Reporter : Globalplanet Editor : M.Rohali 131