Berita :: GLOBALPLANET.news

(Ilustrasi: Ist)

10 April 2019 13:37:57 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Jajajaran Satres Narkorba Polres Lahat Sumsel mencatat tahun 2018 hingga awal April 2019, sebanyak 13 anak terjerat kasus narkoba. Baik yang putus sekolah maupun yang masih berstatus pelajar.

Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kasat Narkoba Polrea Lahat AKP Bobby Eltariq mengungkapkan bahwa fenomena anak terlibat narkoba cukup miris. Terlebih anak- anak dan pelajar merupakan calon pemimpin masa depan. "Kita harapkan jeme Lahat bersih narkoba. Termasuk bagi anak- anak dan pelajar," ungkap Bobby Eltariq, Rabu (10/4).

Terkait fenomena ini, Lanjut Bobi, diperlukan perhatian seluruh elemen baik keluarga, lingkungan dan politik pemerintahan. Politik dan pemerintahan ini termasuk sistem aturan dan lainnya.

"Selain itu bagi pelaku dewasa yang melibatkan anak- anak terjerat narkoba bisa dijerat UU Narkoba dan Perlindungan Anak," tegasnya.

Bobi merincikan, bahwa tahun 2018 lalu, tercatat ada 11 anak yang terlibat narkoba. 7 diantaranya pelajar dan 4 diantaranya putus sekolah. Dari 11 anak- anak tersebut, 8 laki- laki dan perempuan. Lalu ditahun 2019, terakhir dua anak- anak terlibat narkoba. satunya pelajar dan satunya putus sekolah.

"Selain pemakai, tersangka ini juga ada yang kurir bahkan mulai mengarah ke penjualan barang haram tersebut" sesalnya.

Sementara salah satu tersangka anak dibawah umur Ft (16) yang ditangkap beberapa hari lalu mengaku hanya disuruh menjual narkoba jenis sabubdan diupah Rp50ribu. "Kalau make juga pernah tapi sekarang la berenti," ungkapnya.

Sementata Sekretaris Komisi IV DPRD Lahat, Tubagus Muhammad Abdus Somad Spdi, mengungkapkan perlunya pendidikan imtak dan wawasan kebangsan guna menangkal perilaku negatif bagi generasi muda. Mengingat, anak- anak tersebut merupakan calon pemimpin bangsa dan penerus kemerdekaan, sehingga perlu dibekali wawasan kebangsaan serta Iman dan takwa agar mengetahui mana yang benar dan salah. 

"Kami sangat mendukung bila ada sekolah yang memberikan ekstra kulikuler di bidang imtaq dan wawasan kebangsaan ini. Sehingga generasu muda memiliki jiwa nasionalis, patriotis dan religi," sampainya.

Reporter : Ferry Andhika Editor : Zul Mulkan 144