Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya memimpin Apple gelar pasukan Serpas PAM TPS Pemilu 2019, Senin (15/04/2019). (Foto: Dadang Dinata)

15 April 2019 11:01:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya memimpin upacara gelar pasukan Serpas PAM TPS Pemilu 2019, Senin (15/04/2019). Kepada seluruh anggota Kapolres mengatakan dalam pengamanan Pemilu 17 April 2019 diperlukan pemahaman teknis pengamanan baik saat di TPS maupun saat penghitungan suara.

"Kewajiban rekan-rekan dalam pengamanan Pilek dan Pilpres harus diniatkan dari hati terkait pengamanan yang baik. Kita harapkan juga masyarakan mampu mengamankan dengan baik tahap pemungutan dan penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019," ujarnya.

Kapolres juga menekankan bahwa Polri dalam PAM TPS hanya bertugas di luar TPS. Polisi tidak memiliki kewenangan masuk dalam TPS, kecuali diminta kelompok penyelenggara pemungutan suara.

"Anggota Polri yang bertugas mengamankan di TPS, harus datang lebih awal. Cek kesiapan di TPS dan koordinasikan kembali untuk mengetahui kesiapan dan hambatan yang mungkin terjadi dengan KPPS. Lakukan koordinasi pengamanan dengan linmas, TNI dan komponen pendukung lain yang ada di TPS. Jika ada permasalahan di dalam lokasi TPS, itu bukan menjadi domain Polri, tapi jika atas permintaan maupun izin dari ketua KPPS, baru dapat memasuki lokasi pungut suara," katanya.

Setelah tiba di lokasi TPS, lanjut Kapolres, segera kenali siapa petugas KPPS, Linmas, TNI, Kades dan Ketua RT/RW. Setelah itu, petugas PAM TPS diminta segera mempelajari tipologi wilayah penugasan dengan menggalang potensi masyarakat.

Tugas pengamanan TPS, sambungnya, merupakan tugas operasi khusus. Jika  ada anggota tidak melaksanakan tugas maupun meninggalkan tanggung jawab sebelum tugas selesai, akan diberikan sanksi tegas. Sanksinya berupa hukuman dua kali lipat sesuai ketentuan perundang-undangan. 

"Jaga sikap prilaku kita sebagai anggota Polri laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dengan misi untuk mengamankan dan mengawal pelaksanaan Pemilu 2019," tegasnya.

Adapun jumlah personel PAM TPS sebanyak 440 anggota ditambah BKO Polda sejumlah 160 personel. "Jika melihat jumlah sebenarnya masih kurang sekali, karena itu  dia meminta personil benar-benar berada di TPS dan jangan pergi sebelum benar-benar selesai. Sedangkan jumlah TPS di OKU Timur 2178 dengan jumlah desa 312 desa dan 20 Kecamatan," ujarnya.

​​​​​​

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 451