Berita :: GLOBALPLANET.news

Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution tampak sedang berbicara tentang penanganan banjir di Kota Medan. Duduk di sebelah kanannya adalah Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah (batik biru). (Foto: Ist)

08 Mei 2019 21:59:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Pemerintah Kota (Pemko) Medan seperti kehabisan ide untuk penanganan banjir yang kerap melanda Kota Medan bila hujan lebat turun.

Hal itu saat tampak saat Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur, Musa Rajeckshah menggelar rapat koordinasi terkait penanganan banjir di kota Medan dan sekitarnya yang berlangsung di Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Medan, Rabu (8/5/2019).

Dalam rapat itu, Wakil Walikota Medan H Akhyar Nasution mengungkapkan, sekitar tahun 1980-an ,Kota Medan telah memiliki proyek pengembangan drainase yang dinamai Medan Urban Development Project (MUDP).

Kata dia, proyek ini telah membangun drainase/gorong-gorong yang cukup besar untuk mengatasi banjir di Kota Medan.

Namun, kata dia, pada saat ini drainase tersebut tidak terlihat lagi sehingga tidak dapat dimanfaatkan, padahal drainase tersebut dibuat untuk dapat mengatasi genangan air di sekitar Jalan Thamrin dan Jalan Asia.

Ia berharap, proyek MUDP beberapa puluh tahun yang lalu dapat kembali dimaksimalkan kembali dengan melakukan kajian kembali terhadap cetak biru proyek tersebut.

"Karena dengan dibangunnya drainase pada proyek MUDP tersebut dapat mengatasi banjir terutama di Jalan Thamrin dan Asia,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota tanggap terhadap dalam menata Kota Medan yang berfokus dalam hal penangan sungai yang mengakibatkan banjir di Kota Medan. 

Hal ini dibuktikan, penjelasan yang diberikan Akhyar terperinci mengenai permasalahan yang mendasar terhadap penyebab banjir di Kota Medan. Salah satunya, mengenai aliran drainase yang bertubrukan diruas Jalan Sutomo yang akhirnya meluap dan menyebabkan banjir.

Kemudian, Wakil Walikota juga mengajak seluruh stakeholder agar dapat bekerja sama dalam mengatasi masalah banjir di Medan agar ibu kota dari Provinsi Sumut ini tidak akan mengalami banjir lagi.

“Di sini kita tidak usah mencari siapa yang salah tetapi mari sama-sama kita mengatasi masalah banjir ini bersama agar banjir yang ada di Kota Medan ini dapat segera teratasi,” ajaknya.

Reporter : Hendrik Hutabarat Editor : Karerek 78