Berita :: GLOBALPLANET.news

Bebek petelur milik salah satu peternak di OKU TImur. (Foto: Dadang Dinata)

15 Mei 2019 12:18:00 WIB

OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Saat ini masih sedikit pelaku usaha yang menekuni bidang usaha peternakan itik maupun bebek petelur. Padahal usaha ternak bebek petelur ini sangat menjanjikan keuntungannya cukup besar karena permintaan telur bebek terbilang sangat tinggi.

Suryanto (32), peternak itik petelur Desa Taraman Kecamatan Semendawai Suku III, OKU Timur mengatakan, meski baru memulai usaha ternak bebek maupun itik petelur, usaha ternak itik petelur ternyata cukup menjanjikan dan bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

 “Dari 200 ekor itik yang ada, biasanya dapat menghasilkan sekitar 150 butir telur perhari,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (15/5/2019).

Dijelaskannya, cuaca tidak menentu terutama saat musim kemarau masih menjadi kendala. Sedangkan bebek petelur  butuh air banyak, jika musim kemarau  produksi telurnya  serius bagi peternak itik petelur. nemuan, menjelang lebaran, permintaan telur akan meningkat dari hari biasanya. 

 "Harga telur bebek yang sebelumbya Rp2000 sekarang turun Rp1500 perbutir, tapi mendekati lebaran biasanya harga telur akan naik lagi," tambahnya.

Sementara itu, Ponijan salah satu pembeli telur bebek mengaku, sekarang  harga jual terlur bebek mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Ini dikarenakan  kurangnya permintaan dan meningkatnya produksi telur bebek pasca panen.

"Jika selesai  panen biasanya bebek banya bertelur, jadi karena produksi telur meningkat dan permintaan sedikit jadi harga akan turun," ungkapnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Karerek 46