Berita :: GLOBALPLANET.news

Polres OKU Timur saat menggelar rapat tentang persiapan Ops Ketupat 2019 yang berlangsung pada Selasa (21/05/2019). (Foto: Dadang Dinata)

21 Mei 2019 13:23:25 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Memasuki hari ke 15 puasa kondisi arus lalu lintas di jalur Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) Martapura OKU Timur masih stabil dan normal. Meski belum ada peningkatan volume kendaraan, Polres Oku timur akan meningkatkan razia dan sweping di daerah-daerah yang dinilai rawan.

“Situasi sekarang masih aman, namun Polres meningkatkan razia, dan akan melakukan sweping di daerah-daerah yang rawan. Jalur dari BK 0 hingga 16 diantisipasi dengan menerjunkan anggota berpakaian sipil,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK pada Selasa (21/02/2019).

Menurut Kapolres, volume kendaraan yang melintas akan meningkat saat mendekati Lebaran maupun masa arus mudik. “Untuk saat ini situasi lalu lintas masih stabil namun 14 hari kedepan akan terjadi lonjakan. Untuk operasi ketupat disiapkan dan sudah rapat dengan instansi terkait ada beberapa yang dievaluasi,” ujarnya.

Untuk arus mudik ada penambahan pos terpadu di perlintasan tengah. Untuk pengamanan Idul Fiti didirikan 3 pos PAM dengan 90 personil. Dua Pos PAM di Martapura dan satu Belitang,katanya.

Pelaksanaan operasi berdasatkan Surat telegram Kapolda Sumsel Nomor: STR/272/IV/OPS.1.2.3/2019, Tgl 10 Mei 2019 tentang undangan Rakor Pam Idul Fitri 1440 H. Rencana Operasi Ketupat -2019 Polda Sumsel Nomor:R/Renops/04/V/OPS.1.2.3/2019 Tgl 10 Mei 2019 tentang pengamanan Idul Fitri 1440 H. Perkiraan intelijen khusus Nomor:R/Kirsus-06/V/2019/intelkam tanggal 20 Mei 2019 tentang Operasi Ketupat Musi 2019.

Situasi umum rawan kemacetan, rawan Lakalantas, rawan banjir, rawan longsor rawan kriminalitas, jalan rusak, perbaikan. Jalur lalu lintas jembatan rusak/perbaikan pasar tumpah, jalur lalu lintas minta sumbangan liar di jalan lintas,katanya.

Polres OKU Timur beserta seluruh jajaran dengan didukung instansi terkait dan mitra, Kamtibmas lainnya menyelenggarakan operasi ketupat Musi-2019" yang dilaksanakan selama 14 hari dengan mengedepan Satgas Turbinjali, Satgas Kalseltibcarlantas, Satgas Lidik Sidik, dan Satgas Banops dalam rangka pengamanan kegiatan Idul Fitri 1440 H.

“Guna mewujudkan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1440 H dengan rasa aman dan nyaman,” terangnya.

Konsep Ops Polres dan Polsek jajaran didukung TNI, Dishub, Dinkes, Pemda dan Disperindag, Dinas PU, Jasa Raharja, Jasa Marga dan Mitra Kamtibmas lainnya menyelenggarakan Ops Kepolisian terpusat, dengan sandi ops "Ketupat Musi 2019" selama 14 hari (29 Mei hingga 11 Juni 2019).

Dengan mengedepankan Satgas Turbinjali Satgas Tubinjali, Satgas Kalseltibcarlantas, Satgas Lidik Sidik, dan Satgas Banops dalam rangka pengamanan kegiatan Idul Fitri 1440 H. Tujuan ops menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Polres OKU Timur dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang meliputi giat ibadah, mobilitasangkutan manusia dan barang serta giat lain yang menyertai baik di terminal,tegasnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : M.Rohali 247