Berita :: GLOBALPLANET.news

Plt Kepala DPPPA OKU Timur Dra Hj Tasmini, MM. (Foto: Dadang Dinata)

08 Juli 2019 09:22:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) OKU Timur memiliki peran strategis dan sistematis dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender. Terobosan yang dilakukan yakni membangkitkan kesadaran gender dan pembekalan kepada perempuan.

Mencapai tujuan tersebut, DPPPA OKU Timur didukung dua bidang yakni Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan yang dipimpin Inoferwenti intan,SE,M.M, dan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak dipimpin Ella Nursanti ST.

Plt Kepala DPPPA OKU Timur Dra Hj Tasmini, MM mengatakan, salam setiap menjalankan tugas tentu sudah ada ketetapan dan pembagian bidang, sehingga diharapkan hasil kerja akan semakin maksimal. “Karena dalam menjalankan tugas, sudah terbagi dalam bidang masing-masing. Kabid Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan ada Inoferwenti intan,SE,M.M dan Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak ada Ella Nursanti,ST,” ujarnya, Senin (8/7/2019).

Menurutnya, kedua bidang tersebut memiliki peran yang strategis dan sistematis dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender di berbagai aspek kehidupan. "Salah satu terobosan yang dilakukan memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan konsep pengarusutamaan gender, agar masyarakat sadar gender. Kemudian memberikan pembekalan bagi kaum perempuan terutama ibu rumah tangga berupa pelatihan-pelatihan dalam membuat kerajinan, membuat makanan, pemanfaatan barang bekas, dan potensi lokal," katanya.

Dengan adanya program tersebut diharapkan mampu membangkitkan gairah perempuan untuk membangun usaha dan mewujudkan sentra usaha dan meningkatkan ekonomi keluarga. "Dengan demikian sudah menekan angka kekerasan dalam rumah tangga dan meningkatkan kualitas keluarga," tambahnya.

Kemudian untuk Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak tetap melakukan sosialisasi baik itu bagi perempun dan anak-anak, dengan berbagai kemasan sosialisasi. Seperti di sekolah diadakan seks education, penyuluhan tentang bahaya narkoba dan penyuluhan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. “Anak yang berkualitas pasti dihasilkan perempuan yang berkualitas," ujarnya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 266