Berita :: GLOBALPLANET.news

Foto: BPBD Sumsel

14 Agustus 2019 15:42:35 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Musi Banyuasin makin menjadi, bahkan kebakaran telah menjalar di lahan gambut sejak beberapa hari yang lalu di Kecamatan Bayung Lencir.

Tim terpadu yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Aqni, BPBD Muba, dan masyarakat yang berada di lokasipun saat ini tengah berjibaku memadamkan api dengan berbagai peralatan yang ada agar kebakaran tidak meluas.

"Ya, saat ini kebakaran di Bayung Lencir masih terjadi, perugas dilapangan tengah bejibaku memadamkan api," ujar Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, melalui Kabag Ops Polres Muba Kompol Erwin S Manik, Rabu (14/8/2019).

Lebih lanjut Erwin mengatakan, pihaknya saat ini telah menggeser puluhan personeel dari Polres Muba, Polsek Tungkal jaya, dan Polsek Sungai Lilin untuk membantu petugas yang ada di Posko Pemadaman.

"Seluruh personil Polsek Bayung Lencir sebanyak 30 orang sudah dikerahkan kelokasi, personil dari Shabara Polres, Polsek Tungkal Jaya dan Polsek Sungai Lilin sudah kita geser ke Bayung Lencir. Tim Gakkumdu juga kita geser kelapangan dari Pidsus," jelas dia.

Lebih lanjut Erwin mengatakan, langkah utama yang dilakukan yakni pemadanan terlebih dahulu, sembari melakukan penyelidikan. Dimana lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dengan kedalaman 5-7 meter.

Serta berada di beberapa lokasi yakni di Desa Senawar Jaya, Mendis, Muara Teladan, dan Suka Maju. "Untuk luasan lahan yang terbakar belum dapat dihitung karena api masih menyala, itu yang terbakar lahan gambut. Kita bersama tim terpadu terus berusaha melakukan pemadaman," terang dia.

Terpisah, Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori, mengatakan, kebakaran di Kecamatan Bayung Lencir, salah satunya di Desa Muara Medak tedeteksi hari ini melalui patroli udara dengan kondisi asap yang cukup tebal dan tidak terlihat api.

"Patroli kemarin juga tidak kawasan milik lahan masyarakat atau diluar konsesi perusahaan, dan informasi terakhir masuk ke wilayah perkebuman, saat ini susah dilakukam pemadaman oleh 3 unit helikopter dan tim pemadaman darat," tandas dia.

 

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 163