Berita :: GLOBALPLANET.news

Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan. (Foto: Ist)

29 Agustus 2019 13:48:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Seorang prajurit TNI dari Kodam II Sriwijaya, Serda Rikson gugur akibat terkena panah saat mengamankan aksi unjuk rasa di Deiyai, Papua. Jenazah Rikson yang tiba hari ini di Palembang akan disambut dan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) di Prabumulih, Sumsel.

"Ada salah satu prajurit kami yang gugur di Deiyai, Papua saat unjuk rasa kemarin. Beliau adalah Serda Rikson Edy Candra," tegas Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan ditemui di Makodam, Kamis (29/8/2019).

Serda Rikson, kata Djohan, merupakan prajurit organik Yonkav 5 Karangendah, Muaraenim. Serda Rikson baru 2 bulan penugasan di Papua. "Baru tugas di Papua 2 bulan lalu, ada 85 orang yang berangkat dalam penugasan kemarin dan hanya satu ini yang menjadi korban. Kami sangat kehilangan," kata Djohan.

Serda Rikson, lanjut Djohan, rencananya akan tiba di Palembang pukul 18.30 WIB sore ini dengan pesawat Garuda. Dia selanjutnya dibawa ke rumah duka di Karangendah.

Semalam disemayamkan, jenazah Serda Rikson langsung dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Prabumulih. Upacara pemakaman rencana dipimpin Kasdam II Sriwijaya. "Jenazah dimakamkan secara militer di TMP Prabumulih. Kami ajukan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Sertu Anumerta karena seharunya tugas di Papua selama 1 tahun," katanya.

Almarhum Serda Rikson meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil. “Kami sangat-sangat kehilangan beliau," tutup Djohan.

Reporter : Rio Siregar Editor : Zul Mulkan 170