Berita :: GLOBALPLANET.news

Sejumlah siswa SMP berjalan pulang karena sekolah diliburkan dampak kabut asap yang membuat udara berbahaya, Senin (23/9/2019). (Foto: Rachmad Kurniawan)

23 September 2019 10:45:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Setelah cukup lama berkabung asap dan semakin parah, Dinas Pendidikan Palembang akhirnya resmi merumahkan siswa hingga selama tiga hari kedepan, dan mungkin diperpanjang jika asap terus menebal. Namun libur ini tidak berlaku penuh bagi guru yang harus tetap absen finger print.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto membenarkan adanya himbauan agar sekolah agar meliburkan sekolah tingkat Paud-TK hingga SMP selama 3 hari kedepan (Senin - Rabu).

"Berdasarkan survei kami pagi-pagi kondisi asap semakin tebal di ruang kelas sehingga siswa sulit bernafas. Kami juga sudah menghubungi sejumlah OPD dan Lembaga untuk memastikan asap di sejumlah sekolah lain," ungkap Zulinto ketika dijumpai di Rumah Dinas Walikota, Senin (23/9/2019).

Jenjang sekolah PAUD hingga SMP diliburkan selama 3 hari dan jika hingga sampai dengan hari Kamis asap masih tebal, Ia akan memperpanjang libur sekolah.

Pihak sekolah juga diimbau untuk memberikan tugas rumah untuk siswa-sisiwinya selama libur sekolah. Ia menilai tidak efektif juga jika siswa dimasukkan pada pukul 10:00WIB karena akan menambah singkat jam belajar dan merepotkan orang tua yang mengantar sehingga lebih baik diliburkan.

"Sekolah kami harap dapat mengindahkan himbauan ini dan meliburkan siswanya, dan memberikan tugas sekolah kepada anak-anak sehingga mereka masih bisa belajar dirumah," kata dia.

Sementara untuk para guru, Ia melanjutkan tetap mengabsen pada jam 10:00 WIB dengan finger print. "Sekolah swasta yang terlanjur sekolah kami harap agar pulangnya cepat dan besok silahkan diliburkan siswanya," pungkasnya.

Reporter : Rachmad Kurniawan Editor : Zul Mulkan 207