Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala Disdukcapil OKI, Cholid Hamdan SE. (Foto: Ist)

09 Oktober 2019 07:00:00 WIB

OKI, GLOBALPLANET - Minimnya blanko e-KTP masih terjadi di Dinas Keoendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Bahkan hingga saat ini masih tersisa 500 keping untuk segera dicetak kembali.

Kepala Disdukcapil OKI, Cholid Hamdan SE mengatakan, pihaknya sudah mengajukan permohonan kembali ke pusat untuk segera dikirim blanko. "Memang dari pusat blanko yang dikirim terbatas sehingga berapapun blnako yang dikirim segera kami cetakkan," terangnya kemarin.

Untuk mengantisipasi agar pelayanan perekaman terus berjalan, pihaknya tetap mengeluarkan surat keterangan sementara agar warga yang sudah merekam tapi belum dikeluarkan e-KTP.

Ditambahkannya biasanya pihaknya akan mengeluarkan e-KTP satu bulan setelah perekaman. Kalau suket ini bisa digunakan pemohon untuk mengurus berbagai keperluannya karena yang menandatanginya juga Kepala Disdukcapil.

Sebenarnya permasalahan kekosongan blanko ini tidak hanya terjadi di OKI saja tapi selurih Indonesia karena permintaan blanko banyak sehingga setiap daerah dibatasi jatah blanko yang dikirim. Untuk tinta tidak jadi maslah banyak blanko saja yang kosong.

Reza warga Kelurahan Tanjung Rancing mengaku, memang saat ini untuk merekam dilayani seoerti biasa, tapi KTP tidak bisa langsung masih menunggu prosesnya satu bulan. "Saya sudah tiga minggu merekam diberikan suket dulu," tandasnya.

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 130