Berita :: GLOBALPLANET.news

09 Oktober 2019 15:39:00 WIB

MUBA, GLOBALPLANET - Sekretaris Daerah (Sekda) Musi Banyuansin, Apriyadi mengakui pengelolaan aset daerah, baik aset bergerak maupum tidak bergerak masih banyak terdapat kekurangan atau belum sepenuhnya dapat berjalan secara baik.

"Kita akui masih ada kekurangan (pengelolaan aset). Dari sisi inventarisir dan pencatatan aset, terutama aset bergerak seperti kendaraan dinas," ujar Apriyadi, saat dibincangi usai membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Barang Milil Daerah dan Aplikasi SIMDA BMD Versi 2.0.7.11 sesuai dengan Permendagri 108 Tahun 2016, di Wisma Atlet Sekayu, Rabu (9/10/2019).

Bukan hanya aset bergerak yang menjadi permasalahan, sambung dia, aset tidak bergerakpun, seperti tanah dan bangunan ada yang masih dikuasai orang yang tidak berhak. Ada pula pula yang tercatat namun administrasinya belum baik, sehingga diperlukan penertiban.

"Masih banyak aset-aset yang sudah tercatat namun keberadaannya belum tertib. Kita lakukan upaya apapun, karena bentuknya barang-barang yang dibeli pakai APBD harus tercatat. Bukan hanya itu, kepatuhan orang-orang yang menikmati aset masih banyak yang belum patuh dan taat, seperti memenuhi kewajiban membayar pajak," jelas dia.

Pengelolaan aset ini, kata Apriyadi, menjadi persoalan tersendiri dan harus dibenahi karena masuk dalam rekomendasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). "Pengalaman yang paling berat ini mengurusi aset, semuanya uang negara dan itu diaudit, ini perlu kita tertibkan," kata dia.

Oleh karena itu, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dilakukan, agar para pengelola aset di setiap OPD dapat mengerti dan mengetahui secara jelas bagimana sistem pencatatan, administrasi, hingga mengetahui keberadaan aset baik bergerak maupun tidak bergerak.

Selain tertib dalam pengelolaan laporan keuangan, tertib pengelolaan aset juga menjadi bagian penilaian dan mempengaruhi opini BPK dalam penentuan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Bimtek ini, salah satu upaya kita meningkatkan kualitas SDM dalam pengelolaan aset. Bagaimana administrasi dan pencatatan aset dilakukan, sehingga tata kelola aset memiliki akuntabilitas tinggi," tandas dia.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : Zul Mulkan 84