Berita :: GLOBALPLANET.news

Gajah saat di kembalikan ke PLG Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat. (Foto: Ist)

27 November 2019 15:28:18 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Delapan dari sepuluh gajah yang sempat dievakuasi ke Jalur 21 Desa Padang Sugihan, Banyuasin sudah kembali ke Pusat Latihan Gajah (PLG) di Kecamatan Merapi Lahat, Sumsel.

Diketahui, pemindahan gajah ini diduga dampak dari permasalahan lahan antara warga dengan pihak BKSDA. Kepala Seksi BKSDA Wilayah II Lahat, Martialis Puspito membenarkan hal tersebut. Dirinya menuturkan, bahwa delapan gajah sudah tiba sejak pukul 11.00 WIB, Rabu (27/11).

"Iya, delapan sudah kembali di PLG. Kemarin kan delapan gajah sempat dievakuasi ke Banyuasin. Dan memang dua gajah masih di PLG, jadi sepuluh sudah di sini semua (PLG)," ungkapnya saat dihubungi, Rabu (27/11).

Martialis mengungkapkan, dikembalikannya satu gajah jantan dan sisanya betina  ke PLG di Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, dikarenakan situasi dan kondisi saat ini sudah kondusif. "uasana sudah kondusif. Kemarin kita sudah mengaktifkan kantor, kita sudah mengkondisikan lapaknya," sampai Martialis.

Sebelumnya, delapan dari sepuluh gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) di Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat dievakuasi ke jalur 21 Desa Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin. Selain permasalahan lahan dengan warga Desa Padang Baru, juga karena empat gajah sempat sakit. Kemudian terkait masalah klaim lahan oleh warga, membuat area aman gajah juga berkurang, sehingga perlu area yang cukup luas.

"Area aman saat ini sekitar 15-20 ha bagi gajah. Padahal area angon gajah setidaknya sekitar 20-50 ha. Juga karena saat ini lokasi belum aman bagi pawang dan pegawai BKSDA, jadi gajah dipindahkan sementara terlebih dahulu," ujarnya saat itu.

Reporter : Ferry Andhika Editor : Zul Mulkan 230